Selasa, 03 Juli 2018

204 . PEMBAGIAN ZUHUD .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Zuhud terbagi menjadi tiga macam yakni : wajib  ,  sunnah  dan  keselamatan  .

Zuhud wajib adalah  menghindari yang haram  ;
Segala sesuatyu yang dilarang oleh Allah tidak mau didekatinya . Sesuatu yang tidak disukai oleh Allah tidak mau dilaksanakan .

Apapun yang dilarang oleh Rasulullah saw tidak mau dijalankannya .

Zuhud sunnah artinya zuhud yang halal [ mengambil sekedar untuk bekal sarana beribadah ]  ;

Walaupun rezeki itu halal namun yang halal dan baik itu bila dimanfaatkan kembali untuk menambah amal solehnya sebagai bekal untuk akhiratnya .

Selain untuk kebutuhan akhirat juga untuk kebutuhan hidupnya namun tidaklah berlebih lebihan . Sisanya disimpan untuk persiapan bila hidupnya dalam kekurangan 

Sisa dari kebutuhan tersebut dia anggap hartanya itu hina. Agar tidak hina maka dimanfaatkan kembali untuk menolong mereka yang sedang kelaparan, membantu untuk kepentingan masyarakat luas.

Zuhud keselamatan artinya menghindari yang meragukan agar tidak sampai terjerumus pada hal – hal yang diharamkan sehingga bisa selamat .

Segala sesuatu yang tidak jelas asal usulnya tidak mau mengambilnya , karena meragukan apakah hal itu halal ataukah haram.

Walaupun itu banyak dan bila diambil bisa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya , tetap tidak mau mengambilnya .

Semoga ini bermanfaat 

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .


203 . PEMBAGIAN SEDIH .

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

SEDIH  itu terbagi menjadi berapa jenis ?  

Ada dua macam SEDIH yaitu sedih  YANG MENGUNTUNGKAN  dan sedih YANG MEMBAHAYAKAN  .

Sedih yang menguntungkan itu seperti apa ? 

Sedih memikirkan akhirat dan hal – hal yang akan menimpa dirinya .

Contoh bersedih ketika melihat saudara kita meninggal dunia . Apa yang dipikirkannya sampai sedih seperti itu ?

Bagaimanakah dia setelah para penghantar mayitnya sudah pada pulang . Dia ditinggal sendirian, di ruang yang sempit , pengap, gelap.

Dan pasti akan diberondong banyak pertanyaan oleh malaikat penjaga kubur . 

Sedangkan saat hidupnya shalat tidak dikerjakan , sedekah gak pernah dikeluarkan , puasa Ramadhan apalagi .

Bagaimanakah bila hal tersebut terjadi pada kita , walau kita sudah melaksanakan shalat , apakah shalat kita sudah sesuai dengan kehendak Allah ?

Walau kita sering bersedekah , apakah sedekah kita bisa menjadi bekal amal kita di akhirat ?

Walau puasa Ramadhan sudah dijalankan apakah sudah sesuai dengan kehendak Allah ?

Bila di alam kubur bisakah tempat kita akan lebik baik dengan apa yang kita nikmati di dunia ? dst .

Ini adalah sedih yang menguntungkan , dan itu sangat baik sehingga bisa untuk memacu diri agar lebih rajin lagi ibadah kepada Allah nya .

Kalau sedih yang membahayakan itu seperti apa ?  

Sedih memikirkan harta duniawi dan keindahannya. Dia lebih senang menjaga harta bendanya dengan baik daripada menjaga waktu shalatnya .

Dia lebih mencintai pekerjaannya daripada mencintai Allah yang telah memberinya pekerjaan .

Dia lebih senang mengeluarkan atau membelanjakan uangnya untuk memperturutkan hawa nafsu kesenangannya daripada untuk bersedekah dan membantu orang-orang yang susah .

Dia lebih senang memperbaiki , merenovasi rumahnya daripada memperbaiki diri dan mempersiapkan rumah untuk dirinya di akhirat , dst.

Karena disibukkan dengan duniawinya sampai melupakan unturan dengan kewajibannya terhadap Allah .

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .


202 . CIRI –CIRI SESEORANG TELAH MILIKI WIRA’I

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Manusia bisa dikatakan sudah memiliki wira’I bila di dalam dirinya sudah ada sepuluh macam perbuatan yaitu :

1.Hindari perbuatan gunjing .  

Allah berfirman , 
“ Janganlah setengah kamu menggunjing terhadap setengah yang lain . 
QS Al HUjurat [ 49 ] :  9  ;

2.  Hidari berburuk sangka . 

Firman Allah , 
“ Hindarilah prasangka buruk , karena setangahnya adalah dosa " .  
QS Al Hujurat [ 49 ] :  12   ;

3.  Jangan merendahkan orang lain . 

Firman Allah , 
“ Janganlah suatu masyarakat menghina lainnya , mungkin juga yang dihina itu adalah lebih baik daripada yang menghina ".  
QS Al Hujurat [ 49 ]  :  11

4.  Peliharalah pandangan mata dari yang haram .  

Firman Allah , 
“ Katakanlah kepada orang – orang mukmin , agar memejamkan pandangan matanya dari yang haram " .  
QS An Nuur [ 24 ] :  30 .

5. Bicara yang benar . 

Firman Allah 
“ Wa idza qultum fa’dhilu “ Yang artinya “ Berkatalah  yang jujur “

6.  Selalu ingat nikmat Allah .  

Firman Allah , 
“ Bahkan Allah lah yang memberi karunia kepadamu ketika kamu diberi petunjuk hingga kamu beriman. Jika kamu benar – benar beriman ".  
QS Al Hujurat  [ 49] :  17.

7. Manfaatkan harta untuk kebenaran  bukan untuk kebathilan .  

Firman Allah , 
“ Orang – orang yang membelanjakan hartanya tidak berlebih lebihan , dan tidak kikir , bereka ditengah – tengah [ berlaku sedang ] dalam hal itu . 
QS Al Furqan  [ 25 ]  :  67 .

8. Tidak ambisi kedudukan dan tidak sombong . 

Firman Allah , 
“ Negeri akhirat sengaja Kami sediakan bagi memreka yang tidak ambisi kedudukan dunia , dan tidak pula uka merusak “  
QS Al Qashash [ 28 }  :  83 .  

9. Memelihara shalat 5 waktu dan mehnyempurnakan rukun – rukunnya .  

Firman Allah , 
“ Peliharalah [ waktu – waktu ] shalat , terutama shalat pertengahan , tegakkan dengan khusyu’  ,  diam bemunajat “  
QS Al Baqarah   [ 2 ]  :  238 .

10 .  Istiqamah mengikuti sunatullah dan jama’ah umat Islam .  

Firman Allah , 
“ Inilah ajaran yang menuju kerioanKU [ jalan lurus – benar ] , lalu ikutilah  ,  jangan mengikuti jalan – jalan lain . [ jika demikian ] , pasti menyimpang jauh dari jalan Allahg” Demikianlah pesan Dia kepadamu agar kamu bertakwa “  .  
QS Al An’aam [ 6 ]  :  153 .

Semoga  ini  bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .


201 . SESUATU YANG DIBENCI OLEH ALLAH [ WIRA'I ]


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Apakah yang dimaksud dengan WIRA”I ?  

Wira’I adalah menjaga sesuatu dari yang tidak disukai oleh Allah swt.

Aslinya Wira’I itu adalah  memelihara pandangan mata  dari hal yang diharamkan oleh agama .

Memelihara mulut dari perkataan dusta   ;  serta memelihara seluruh anggota tubuh terutama  panca indra dari segala yang diharamkan

PEMBAGIAN WIRA’I

Ada berapa macam Wira’I  ?  Wira’I ada dua macam yakni : Wira’I wajib atau fardhu dan Wira’I berhati – hati .

Wira’I wajib adalah menghindari segala macam bentuk kemaksiatan .

Sedangkan Wira’I berhati – hati adalah menghindari yang syubhat atau meragukan .

Rasulullah saw bersabda , “

“ Walaupun kalian shalat sampai bungkuk dan berpuasa sampai kurus seperti senar bila tidak disertai Wira’I maka semuanya itu tidak ada manfaatnya bagi kalian “

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .



Senin, 02 Juli 2018

200. KEBAHAGIAAN DAN KECELAKAAN


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Fudlail Al ‘Iladi berkata bahwa manusia bisa merasakan hidupnya berbahagia bila telah memiliki lihal yang ada dalam dirinya yaitu

1.Adanya keyakinan di dalam hatinya . Bila sudah ada keyakinan maka setiap apa yang dikerjakannya itu baik dan memuaskan. Bila pekerjaan yang dikerjakan dengan rasa ragu maka pasti akan celaka .

2. WIRA’I dalam agama. Artinya menghilangkan segala hal yang sifatnya meragukan .

3. Zuhud dalam dunia. Artinya semua duniawi yang telah dimilikinya yang tidak ada kaitannya dengan akhirat maka dia seperti memegang bara api neraka .

4. Malu ketika berbuat maksiat. Terhadap manusia saja sudah merasa malu apalagi bila sudah berada di hadapan Allah . Terutam,a sekali saat sedang melaksanakan shalat .

5. Takut kepada Allah di seluruh tubuh. Artinya seluruh anggota tubuh merasa khawatir dan takun salah memanfaatkannya bukan untuk kebaikan terhadap Allah  akan tetapi menyalah gunakannya .

Sedangkan manusia bisanya celaka itu adalah karena di dalam dirinya masih ada

1.Kerasnya hati , sehingga tidak mau menerima nasehat dari siapapun .

2.Keringnya mata. Artinya tidak punya rasa kasih sayang .

3.Tidak punya rasa malu berbuat melanggar hokum Allah swt .

4.Rakus harta dunia , hingga menjadi lupa daratan .

Berkhayal tiada batas [ panjang angan – angan ] .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

199. GAYA HIDUP BERBEDA DENGAN KEBUTUHAN HIDUP .


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Hasan dari Imran Husain, Rasulullah saw bersabda , Allah berfirman ,

Wahai hambaKU laksanakanlah kewajiibanmu padaKU , pasti kamu menjadi manusia yang terbaik dalam hal ibadah .

Dan hindarilah laranganKU , pasti kau menjadi manusia terbaik dalam hal WIRA’I.
Dan terimalah rezeki yang AKU berikan padamu , pasi kau menjadi manusia yang terkaya .

Penjelasan Hadit Qudsi di atas adalah selama manusia menerima pemberian Allah swt apa adanya , maka dialah orang yang terkaya.

Orang kaya itu sudah tidak membutuhkan apapun untuk kebutuhan hidupnya, tidak ada keluhan, kemarahan, kejengkelan, penasaran.dll

Mengapa demikian ? Karena merasa bahwa hidupnya sudah menjadi jaminan Allah swt.

Selama dirinya masih dihidupkan oleh Allah , maka selama itulah zaminan rezekinya telah disiapkan oleh Allah swt .

Apabila manusia masih ada rasa keluahan, kemarahan, tuntutan dan sejenisnya artinya dia masih belum percaya kepada Allah swt .

Kalau masih belum percaya kepada Allah  swt maka selama itu pula hidupnya tidak akan tenang .

Karena hawa dunia itu benar – benar menyesatkan . Semakin besar pendapatan semakin besar pula tuntutan .

Allah tidak mau memberikan rezeki untuk memenuhi gaya hidup manusia tapi Allah hanya memberikan rezeki sebatas untuk memenuhi kebutuhan manusia .

Semoga uraian ini bermanfaat .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

198 . ENAM JAMINAN [ RASULULLAH SAW ] UNTUK UMATNYA.


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Rasulullah saw memberikan jaminan untuk muat beliau bisa memasuki surge bila ke enam hal berikut ini bisa memasuki surganya Allah .

Apa saja ke enam hal tersebut hingga manusia bisa masuk ke surganya Allah ?

1, Jika berbicara jangan bohong .

2. Jika berjanji jangan meleset .

3. Jika dipercaya jangan berkhianat .

4. Peliharalah mata kalian dari perkara yang haram .

5. Peliharalah alat fital [ alat kelamin atau kemaluan ] anda , jangan sampai berbuat yang haram [ berzina dll ] .

6. Peliharalah tangan dan kaki anda dari hal – hal yang haram [ mencuri , bermain , maksiat dll ]

Bila ke enam hal tersebut kalian laksanakan dengan baik dan benar , maka sudah dipastikan anda masuk ke surgaNya . Insya Allah . Aaaaamiin.

Semoga uraian ini bermanfaat .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...