Jumat, 30 Maret 2018

43 . SHALAT TASBIH .


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Abu Rifa’I ra berkata bahwa Rasulullah saw pernah bersabda ,
" Wahai Paman , apakah engkau mau jika kuberi sesuatu yang berguna bagimu ? “

“ Baiklah , semoga engkau tetap menjadi kesayanganku yang akan aku lindungi meskipun dengan mengorbankan kedua orang tuaku “ Jawab Abbas 

Nabi saw bersabda ,
“ Lakukanlah shalat empat raka’at ;  kemudia setiap rakaat membaca Alfatihah dan surat . Dan apabila telah seselai membacanya maka bacalah 
“ Subhanallah  ,  Walhamdulillah , Wa laa ilaaha illalaah  ,  Wallaahu akbar “ sebanyak 15 kali .

Lalu ruku’lah dengan membaca seperti di atas sebanyak sepuluh kali  ;

Kemudian sujudlah dan membaca seperti di atas sebanyak sepuluh kali ;

Lalu duduk dan membaca seperti di atas sebanyak sepuluh kali ;

Kemudian sujudlah dan membaca seperti di atas sebanyak sepuluh kali ;

Kemudian bangun sebelum berdiri dan membaca seperti di atas sebanyak sepuluh kali ;

Maka genaplah jumlahnya tujuh puluh lima kali dalam setiap raka’at. Dan jumlah keseluruhannya empat raka’at itu sebanyak tiga ratus kali .

Andaikata dosa – dosamu sebanyak pasir di Alij , pasti Allah akan mengampuni “

“ bagaimana jika tak kuasa aku kerjakan setiap hari ? Tanya Abbas .

Nabi saw menjawab , “ Kerjakanlah setiap hari Jum’at “

“Bila aku tak kuasa melakukan setiap Jum’at ? “ Tanya Abbas .

Nabi saw menjawab , “ Kerjakanlah setiap bulan “

“ Bagaimana bila aku tidak kuasa melakukannya setiap bulan  ? “ Tanya Abbas .
Nabi saw , “ Kerjakanlah setiap tahun ! “

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

42 . SUAMI YANG SOLEH MENURUT ALLAH .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Bismillaahirahmaanirrahiim.

Siapapun oangnya bila telah memiliki pasangan yang syah , maka itu merupakan titipan Allah untuk dijaga dan dipelihara dengan baik.

Jangan sampai dia disakiti dengan kata – kata , apalagi dengan perbuatan kasar .

Siapapun orangnya yang menzalimi pasangan sahnya , maka sama saja telah menzalimi Allah swt . Maka Allahpun pasti murka kepadanya .

Suami terbaik adalah yang paling baik pada keluarganya, contohnya selalu membantu urusan istri di rumah.


Membantu pekerjaan istri di rumah termasuk bentuk berbuat baik dari suami pada istri dan menunjukkan keluhuran akhlak suami.



Coba lihat bagaimanakah contoh dari suri tauladan kita, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau berada di rumah.




عَنِ الأَسْوَدِ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ مَا كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَصْنَعُ فِى أَهْلِهِ قَالَتْ كَانَ فِى مِهْنَةِ أَهْلِهِ ، فَإِذَا حَضَرَتِ الصَّلاَةُ قَامَ إِلَى الصَّلاَةِ



Dari Al-Aswad, ia bertanya pada ‘Aisyah, “Apa yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan ketika berada di tengah keluarganya?” ‘Aisyah menjawab, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membantu pekerjaan keluarganya di rumah. Jika telah tiba waktu shalat, beliau berdiri dan segera menuju shalat.” 


HR. Bukhari, no. 6039 .


Melalaui Hadist ini memberitahukan kepada kita bahwa walaupun Nabi Muhammad saw itu adalah kekasih Allah, dan utusan Allah untuk manusia se dunia ,  beliau tidak beranggapan seperti itu. 


Beliau hanya orang biasa , hanya ditambah amanat Allah yang diembankan kepada dirinya , yang tidak diberikan kepada orang lain .

Dalam Syarh Al-Bukhari karya Ibnu Batthol rahimahullah disebutkan bahwa Al-Muhallab menyatakan, inilah pekerjaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumahnya. 

Hal ini wujud tanda ketawadhu’an (kerendahan hati) beliau, juga supaya umatnya bisa mencontohnya. 

Karenanya termasuk sunnah Nabi, hendaklah seseorang bisa mengurus pekerjaan rumahnya, baik menyangkut perkara dunia dan agamanya.


As-Sindi rahimahullah dalam catatan kaki untuk Shahih Al-Bukhari menyatakan bahwa membantu urusan rumah termasuk kebiasaan (sunnah) orang-orang shalih.



Ketawadhu’an inilah yang nanti akan membuat Allah meninggikan derajat. 
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,



وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللَّهُ



“Tidaklah seseorang tawadhu’ (merendahkan hati) karena Allah melainkan Dia akan meninggikan derajatnya.” 


HR. Muslim, no. 2588 .


Yang paling penting lagi, membantu istri di rumah akan membuat seorang suami makin dicintai. Tak percaya? 


Silakan buktikan dengan membantunya saat masak, saat berbelanja, menyetrika termasuk juga dalam mengurus anak-anak.


Ingatlah suami terbaik adalah suami yang paling baik pada istri, anak dan keluarganya.



Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,



خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِى



“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik pada keluarganya. Aku sendiri adalah orang yang paling baik pada keluargaku.” 


HR. Tirmidzi, no. 3895. 

Semoga bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Kamis, 29 Maret 2018

41 . MENGENDALIKAN HAWA NAFSU


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Rasulullah SAW Bersabda :

"Musuhmu Yang Paling Utama Ialah Nafsumu Yang Berada Diantara Kedua Lambungmu." 

HR.Al-Baihaqi .


Wahai saudaraku di dalam tubuh kita ada hati . hati ini adalah rajanya tubuh . Di dalam hati ada dua makhluk yaitu syaitan dan malaikat .

Sayaitan selalu membisikan sesuatu yang akan menyesatkan manusia . Sedangkan malaikat membisikan sesuatu yang mengajak diri untuk menuju jalan keselamatamn dan kebahagiaan unia akhirat .

Kedua makhluk ini setiap detiknya selalu berperang , mana yang kuat pengaruhnya, maka itulah yang menang . Maka timbullah dalam ucapan , sikap dan prikalu .

Bila yang menang syaitan , maka ucapannya banyak yang tidak benarnya , sikap dan prilakunya banyak menyimpangnya dari jalan benar .

Sebaliknya bila yang menang malaikat , karena malaikat membisikkan seatu ke hati manusia itu bukan atas kehendak dirinya sendiri , tapi atas perintah Allah swt , 

maka yang muncul adalah ucapan yang benar dan lembut , sikap dan prilaku yang sopan , menunjukkan akhlak yang baik .

Rasulullah saw sendiri sudah memberitahukan melalui Hadistnya bahwa musuh yang paling utama adalah hawa nafsu , maksudnya adalah hawa nafsu yang buruk, bukan hawa nafsu yang baik.

Berperang melawan hawa nafsu yang buruk adalah merupakan jihad akbar , sehingga pahalanyapun dari Allah akan sangat luar biasa.

Semoga saja kita semua dapat mengendalikan hawa nafsu yang buruk yang ada di dalam diri kita . 

Sehingga di dalam menjalani kehidupan ini tidaklah menjadi sia – sia , dan kita akan selamat dan berbahagia di dunia dan di akhirat . 

Insya Allah . Aaaaamiin.

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

40 . MANUSIA AKHIR ZAMAN


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

يَخْرُجُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ رِجَالٌ يَخْتِلُوْنَ الدُّنْيَا بِالدِّينِ يَلْبَسُوْنَ لِلنَّاسِ جُلُوْدَ الضَّأْنِ مِنَ اللِّينِ، أَلْسِنَتُهُمْ أَحْلَى مِنَ السُّكَّرِ، وَقُلُوْبُهُمْ قُلُوْبُ الذِّئَابِ، يَقُوْلُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: أَبِي يَغْتَرُّوْنَ، أَمْ عَلَيَّ يَجْتَرِئُوْنَ؟ فَبِي حَلَفْتُ لَأَبْعَثَنَّ عَلَى أُولَئِكَ مِنْهُمْ فِتْنَةً تَدَعُ الحَلِيْمَ مِنْهُمْ حَيْرَانًا

“Akan keluar di akhir zaman nanti beberapa orang yang mencari dunia dengan agama, mereka mengenakan pakaian di tengah-tengah manusia dengan kulit kambing yang lembut, lisan mereka lebih manis dari pada gula, tetapi hati mereka adalah hati srigala. 
Allah Subhanahu Wata’ala berfirman, “Apakah terhadap-Ku mereka berani menipu ataukah mereka berani melawan Aku? Maka dengan Kebesaran-Ku, Aku bersumpah, Aku benar-benar akan mengirim kepada mereka fitnah yang mengakibatkan ulama yang teguh hati pun menjadi bingung.”


HR.At-Tirmidzi, At-Tirmidzi, Kitab Az-Zuhd, no. 2515 .

Wahai saudaraku kodrat alam tidak bisa ditentang , pergantian manusia , alam dan zaman tidak bisa ditentang . Aakan tetap ajaran agama dari dulu hingga sekarang tetap tidak ada perubahan .

Yang berubah itu akhlak dan moral manusianya.  Semakin tinggi dan majunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologo, sayangnya tidak diimbangi dengan semakin meningkatnya keimanan dan ketakwaan manusia terhadap Allah swt .

Sehingga sudah mulai banyak manusia yang tersesat jalan . Sudah banyak manusia yang tidak mengakui kebenaran agama , yang ada hanyalah kebenaran menurut dirinya sendiri dan kelompoknya .

Adanya beberapa orang atau kelompok yang menjadikan agama untuk kekuasaan jauh-jauh hari sudah diramailkan oleh Nabi Muhammad SAW. Ramalan nabi mengenai kelompok tersebut kini sudah terlihat khususnya di Indonesia. 

Ramalan nabi ini terdapat dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda yang telah disebutkan di atas .


Memang sungguh menyenangkan memperdagangkan agama demi kepentingan kekuasaan dunia sehingga membuat mereka ketagihan.

Siapapun yang tidak sejalan atau tidak mendukung kepentingan mereka pasti akan dianggap menentang agama. Padahal semuanya adalah palsu dan penuh kebohongan. Allah swt telah membuka kedok dan topeng mereka.

Sudah semestinya kita menyadari dengan pikiran yang jernih agar kita tidak terpengaruh dan lebih berhati-hati dalam melihat permasalahan. Dengan berhati-hati maka kita tidak akan salah dalam bersikap dan memberikan keputusan. 

Agama diturunkan oleh Allah untuk menuntun manusia menjadi orang baik. Baik menurut orang lain dan tentu saja baik menurut Allah.


Sebaliknya, agama tidak diturunkan untuk memenuhi keinginan syahwat dunia yang justru mencelakakan.

Semoga kita termasuk golongan orang yang menjadikan agama sebagai jalan penerang hidup, di dunia dan lebih-lebih di akhirat. Amin.

Semoga ini menjadi bahan renungan kita bersama .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

39 . M A L U , T A K W A dan S A B A R



 Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Rasulullah SAW bersabda : 

"Malu itu adalah aksesoris yang indah, takwa adalah kemuliaan, dan sebaik-baik kendaraan adalah sabar, sedangkan menunggu jalan keluar dari Allah SWT adalah ibadah."

HR. Hakim dan Tirmidzi .

Wahai saudaraku setiap manusia Allah tanamkan rasa malu , takwa dan sabar .
Ada manusia yang mau menumbuh kembangkannya da nada juga manusia yang sengaja mematikannya .

Bila ingin disayangi oleh Allah dan RasulNya , dimuliakan oleh Allah , maka kita harus menjaga dan memelihara rasa malu . 

Malu pada diri sendiri , malu kepada Allah dan malu kepada antar sesame manusia .

Malu kepada diri sendiri adalah dengan memperbanyak rasa syukur kepada Allah atas segala nikmat2Nya yang telah diberikan kepada kita .

Malu kepada Allah adalah dengan cara meningkatkan kualitas takwa kita terhadapNya .

Dan malu kepada sema manusia adalah kita punya rasa malu saat kta akan berbuat maksiat, menzalimi orang lain .

Mengapa kita haus menumbuhkan kualitas ketakwaan kita kepada Allah ? Agar kita menjadi manusia yang beriman sesuai dengan kehendakNya .

Barangsiapa yang sudah bertakwa kepada Allah dengan baik dan benar, maka dia termasuk golongan orang yang beriman . maka dia sudah menjadi manusia yang mulia di sisi Allah swt .

Kemudian kita tumbuh kembangkan rasa kesabaran kita dalam berbagai macam masalah yang dihadapi .

Bila kita belum ada rasa sabar dalam diri, maka sudah bisa dipastikan hidup kita tidak akan tenang selamanya .

Karena tidak semua yang dating itu disukai oleh kita, bisa jadi sangat bertentangan dengan yang dinginkan oleh kita .

Tidak semua keinginan kita cepat dikabulkan oleh Allah, bisa jadi ditunda agak lama, bahkan tidak diberikan olehNya saat di dunia, Allah baru mengabulkannya bila kita sudah di akhirat .

Karena kita harus sadar bahwa yang menentukan hidup kita, yang mengatur rezeki kita . 
Kita semua ini hanya tinggal menjalani perintahNya dan menjauhi laranganNya , berdo’a kepadaNya lalu berserah diri kepadaNya , maka selesailah tugas kita .
Tugas selanjutnya biarkanlah Allah yang mengatur dan menentukan segalanya untuk kita . maka kita hidup pasti akan santai, nyaman , dan indah . 
Insya Allah . Aaaaamiin.

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Rabu, 28 Maret 2018

38 . KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Rasulullah SAW bersabda : 
"Janganlah kamu saling membenci, saling mendengki dan saling bermusuhan, tetapi jadilah kamu hamba-hamba Allah SWT yang bersaudara. Tidak halal seorang muslim mendiamkan (tidak menyapa) saudaranya lebih dari tiga hari."
HR. Muslim  .


Wahai saudaraku Rasulullah saw memperingatkan kepada kita semua bahwa semua manusia yang ada di dunia ini adalah saudara kita .  

Walaupun mereka kulitnya berwarna , agamanya lain – lain , sukunya berbeda – beda , bangsanya lain – lain , tetap mereka adalah saudara kita . Karena mereka yang menciptakannya adalah sama yaitu Allahs wt .

Allah swt sudah memberikan agama yang diridoiNya yaitu Islam dan diberitahukan hanya Islamlah agama yang paling sempurna menurut Allah , bukan menurut manusia .

Dan itu sudah disampaikan kepada manusia melalui utusanNya , tinggal terserah kepada manusianya mau mengikuti petunjuk Allah atau tidak.

Toh baik buruknya itu bukan orang lain yang akan menanggung resikonya, akan tetapi diri sendirilah yang akan menanggung akibat nya baik ataupun buruk.

Jadi janganlah kita memaksakan kehendak kita agar mereka harus memeluk atau menganut agama Islam . Yang akhirnya akan timbul kebencian , kedengkian dan bisa saling bermusuhan.

Dan ini bertentangan dengan kehendak Allah dan Rasulnya . Dan Allah serta Rasulnya mengancam kepada manusia apabila di antara manusia ada yang saling bermusuhan , diberikan batas waktu hanya tiga hari.

Bila telah lewat tiga hari, maka mereka harus saling bertemu kembali dan saling bermaaf – maafan . BIla ini tidak dilaksanakan , maka sama saja mereka telah menentang Allah dan RasulNya .

Ini banyak terjadi bila ada di dalam satu agama , satu organsasi hanya karena menginginkan kedudukan atau pengaruh sehingga terjadi bermusuhan. 
Hanya kerena merasa bahwa kelompoknyalah yang paling benar sehingga nasehat dari manapun dan dari siapapun tidak dianggap. 
Saat berhadapan dia masih menanggukkan kepala tanda setuju, tapi setelah di luar tetap saja yang dijalaninya adalah ucapan amr nya .  
Dan yang sesat lagi adalah bila mereka dilarang bergaul dengan orang 
yang bukan dari golongannya  , dilarang menolong orang lain , 
kecuali bila itu adalah kelompoknya  dll . 
Ini sudah benar - benar menyesatkan .

Ada lagi yang paling parah adalah antar saudara sekandung masih seibu sebapak pada ribut bermusuhan hanya gara – gara berebut harta warisan .

Bisa dibayangkan oleh anda dengan saudara sekandung saja sudah saling bermusuhan , apalagi dengan saudara seagama , pasti akan lebih dari itu .

Semoga kita bisa menjadi manusia yang senantiasa menanamkan rasa kasih saying dengan meningkatkan hubungan tali silaturahmi . 

Sehingga terciptalah suatu masyarakat yang rukun, tertib dan damai sejahtera sesuai dengan kehendak Allah dan RasulNya . Insya Allah . Aaaaamiin.

Semoga bermanfaat .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.


37 . PRINSIP HIDUP YANG BAIK DAN BENAR


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Rasulullah SAW bersabda : 

"Janganlah kamu menjadi orang yang 'ikut-ikutan' dengan mengatakan 
'Kalau orang lain berbuat kebaikan, kami pun akan berbuat baik 
dan kalau mereka berbuat zalim kami pun akan berbuat zalim'. 
Tetapi teguhkanlah dirimu dengan berprinsip, 
'Kalau orang lain berbuat kebaikan kami berbuat kebaikan pula
dan kalau orang lain berbuat kejahatan kami tidak akan melakukannya'."


HR. Tirmidzi .


Wahai saudaraku melalui Hadist ini Rasulullah saw berpesan agar kita harus punya keyakinan , kita harus punya pedoman hidup. 

Kita harus percaya kepada diri sendiri dan kepada Allah . Kita harus punya pendirian agar kita tidak diombang – ambingkan oleh kehidupan dunia ini .

Kenyataanya di luar sana masih banyak manusia yang masih mau dipermainkan oleh dunia . Masih mau dibuat senda gurau oleh dunia . Masih mau ditipu oleh kepalsuan dunia . 

Akibatnya mereka banyak yang tersesat jalan . Itulah orang – orang munafik.
Itulah mengapa belia menganjurkan agar kita punya prinsip hidup, maunya kita hidup itu seperti apa ? 

Apakah kita hidup ini cukup bahagia di dunia saja , nggak apa-apa lah di akhirat kita sengsara dan menderita . Bila ditanya seperti ini pasti anda tidak mau. Betul apa betul ?

Lalu maunya seperti apa ? Ya kita inginnya bahagia bukan hanya di dunia , akan tetapi juga di akhirat .

Kalau memang nginnya seperti itu maka kita jangan mau ditipu oleh gemerlapnya kepalsuan dunia . Ingat dunia ini hanyalah kehidupan yang sesaat , tapi akhirat itulah kehidupan yang kekal . 

Kita jangan mau dipermainkan oleh dunia , tapi dunialah yang harus kita permainkan untuk kebutuhan akhirat kita . 

Kita jangan mau dibuat senda gurau oleh dunia, kita ini bukan mainan , tapi dunia inilah yang kita jadikan senda gurau untuk meraih bekal kehidupan akhirat kita .

Bila semua itu kita lakukan artinya kita punya prinsip hidup , biarkan orang lain berbuat keburukan dan zalim , yang penting kita tidak ikut  ikutan .

Bila orang lain mau ikutan cara hidup kita silahkan, tapi bila dia hanya akan mempengaruhi kita agar kita berubah mengikuti pola hidupnya , jangan diikuti, itulah namanya kita punya prinsip hidup.

Walaupun disediakan hadiah duniawi yang banyak, kita tetap tidak goyang . Semua itu kan hanya tidupan belaka . 

Apalah artinya kita kaya raya di dunia bila di akhirat kita sengsara . Itulah prinsip hidup yang benar .

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

36 . RAIHLAH RIDHO ALLAH

TIGA  KALIMAT  UNTUK  MERAIH  RIDHA  ALLAH SWT .

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim 

Nabi shallallahu alaihi wasallam, bersabda:

"Tidaklah seorang muslim atau manusia atau seorang hamba berkata ketika
menjelang sore dan pagi hari; 
"Radhiitu billahi rabba wabil islaami diina wabi Muhammadi nabiyya wa rasula
(aku ridha kepada Allah sebagai Robbku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasulku), kecuali Allah berhak untuk meridhainya pada hari kiamat."

(HR. Ibnu Majah)


Melalui Hadist ini Rasulullah saw memberikan satu do’a kepada kita semua untuk dibaca setiap menjelang pagi dan menjelang sore.

Pada umumnya kita hanya cukup membacanya saja , dianggapnya itu sebagai dzikiran semata .

Padahal itu sesungguhnya merupakan sebuah pesan beliau kepada kita semua agar kita selalu mengingat siapa diri kita . 

Mengapa kita dilahirkan ke dunia ini . Kemudian kita ini mengemban tugas apa . Kemanakah tujuan akhir hidup ini ?  

Dan bekal apa saja yang harus dibawa untuk melanjutkan perjalanan kehidupan ini agar kita tidak sengsara dan menderita .

Wahai saudaraku 
“ Radhitu billaahi robba “ yang artinya  “ Aku ridha kepada Allah sebagai Rabbku “

Pertanyaannya apakah benar bahwa kita sudah ridha kepada Allah sebagai Tuhan kita 
[ Rabbku ] ?

Bila iya sudah ridha , lalu ridhanya itu seperti apa  ?  Buktinya sampai saat ini kita masih sering menuntut minta itu dan ini . Tidak pernah ada rasa syukurnya kepada Allah . 

Dikasih rezeki sedikit , protes, kenapa dikasihnya hanya segini, padahal kebutuhan kita masih banyak. Dikasih banyak pun masih protes, minta yang lebih banyak lagi .  

Allah meminta agar kita mengeluarkan sebagai dari rezeki yang telah Dia berikan untuk membantu fakir , miskin, anak-anak yatim, orang yang lemah , yang yang kelaparan , apa buktinya ?  

Masih banyak yang tidak ada perhatian terhadap mereka. Daripada untuk mereka lebih baik dimanfaatkan untuk bersenang - senang .

Nyatanya masih banyak di antara kita yang tidak ada rasa peduli terhadap mereka. “ Biarin saja mereka seperti itu, karena itu adalah kesalahan mereka sendiri. Kenapa mereka tidak bekerja keras seperti aku dll “ 

Disinilah letak sifat rakusnya manusia, sifat kikirnya manusia . Padahal kalau dibalik mereka seperti dirinya, kemudian dirinya seperti mereka. Kemudian mereka bicara seperti itu , lalu apa jawabannya. Pasti deh tidak akan bisa menjawabnya.

Wahai saudaraku yang dimaksud dengan ridha terhadap Allah sebagai Rabbku itu adalah , menerima semua keputusan Allah swt , enak tidak enak , cocok tidak cocok . 

Karena itu sudah merupakan pilihan Allah untuk kita, dan itu sudah yang terbaik untuk kita dariNya. Walaupun terkadang apa yang kita terima itu bertolak belakang dengan keinginan kita . 

Jadi bila kita masih protes, artinya pernyataan Radhitu bilaahi robba itu masih belum berlaku . Itu hanya ucapan dusta saja. Mudah – mudahan saja cara berfikir anda sudah sampai ke arah ini.

Mari kita lanjutkan 
“wabil islaami diina “  Yang artinya  “ Islam sebagai agamaku “ . 
Ini ucapan kita benar ataukah hanya pura – pura bahwa Islam adalah agama kita . 

Kalau benar apa buktinya ?  Syahadat hanya diucapkan saat mau nikah saja . Shalat dikerjakan tapi masih bolong – bolong , terutama sekali Subuh , enakan juga tidur . 

Zakat , infaq dan sedekah masih ogah – ogahan , karena takut ntar akan hidup miskin, kelapaan, sengsara , menderita . 

Puasa Ramadhan tidak dijalankan  , alasannya punya sakit maagh. 

Kalau berhaji bila Allah ridha . Tapi yang empat itu harus kita kerjakan dengan baik , sudahkah kita melakukannya ?  

Kayanya kita belum ya , jujur aje deh ngaku , Allah saat ini sedang memperhatikan hati anda saat anda membaca status ini . 

Allah swt memberi Al Quran kepada kita , sudahkah kita membacanya ? Membaca terjemahannya , memahami ayat-ayat-Nya, menghayatinya , dan mengamalkannya kedalam kehidupan sehari – hari sesuai dengan kemampuan kita masing – masing . 

Kalau ini semua belum maka anggap saja do’a Rasulullah saw tersebut sebagai peringatan kepada kita agar kita segera merubah diri .

Dan terakhir adalah 
“ wabi Muhammadi nabiyya wa rasula “  Yang artinya “dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasulku “ 
artinya bila kita sudah mengakui bahwa 
Nabi Muhammad saw itu sebagai Nabi dan Utusan Allah maka 
kita harus mempelajari Al Qur’an , memahami artinya, menghayati maknanya 
dan mengamalkannya , 
karena akhlak beliau adalah akhlak Al Qur’an . 
Selain itu kita melaksanan sunnah – sunnah beliau yang sudah kita ketahui . 
Bila itu belum juga maka mari kita mulai sejak saat ini .

Bila ketiga kalimat ini dilaksanakan dengan baik dan benar oleh kita semua , maka insya Allah apa yang diucapkannya  yaitu 
“Allah berhak untuk meridhainya pada hari kiamat “ 
akan benar – benar nyata . 

Tapi bila kita masih juga belum melaksanakan ketiga kalimat atau do’a tersebut maka jangan harap akan medapatkan ridhanya Allah, sebaliknya Allah lah yang akan memarahi kita . 

“ Lalu apakah artinya kalian membaca do’a dari utusan AKU  menjelang pagi dan menjelang sore , kalau kalian tidak mengamalkannya ke dalam kehidupan sehari – hari kalian.  Karena ketiga kalimat tersebut bukan hanya do’a atau permintaan tapi juga janji kalian terhadap AKU dan utusan AKU “ 

Wah kena deh kita jadinya .

Yuk kita tidak usah berkecil hati, kita kerjakan ibadah kita sesuai dengan kemampuan kita masing – masing dan semua itu Allah mengetahuinya , semoga saja kita akan mendapatkan ridha-Nya. Insya Allah . Aaaaamiin.

Semoga ini bermanfaat .


Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...