Kamis, 24 Januari 2019

400 . BANYAK2LAH BERDZIKIR KEPADA ALLAH A HATI MENJADI TENANG


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku salah satu gerbang pertolongan Allah yang memiliki derajat sangat tinggi adalah dzikrulloh. 

Inilah amalan terbaik, amalan yang paling mensucikan, amalan yang paling meninggikan derajat, 

amalan yang lebih baik dari menafkahkan emas dan perak, amalan yang lebih baik dari membunuh atau terbunuh  dalam jihad di jalan Allah, itu dzikrulloh ta’ala. 

Karena seluruh perintah dan larangan Allah, muaranya adalah untuk ingat kepada Allah yang berbuah kepatuhan, ketaatan dan kepasrahan kepada-Nya.

Jadi, kualitas seseorang itu tergantung kualitas dzikirnya.  Semakin banyak dzikirnya, maka semakin tinggi kedudukannya di hadapan Allah Swt. 
 
Karena Alloh Swt Berfirman yang artinya ,

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”

(QS. Al Baqoroh [2] : 152)

Orang yang paling spesial di hadapan Allah sehingga Allah mengingatnya adalah orang yang paling banyak dzikrulloh. 

Sedangkan semakin jauh dari dzikir, maka semakin tidak spesial dia di hadapan Allah, dan semakin jauh dari pertolongan-Nya. 

Semakin banyak dzikir, semakin dimudahkan oleh Allah agar hatinya menjadi tentram.

Sedangkan, semakin jauh dari dzikir, maka semakin mudah hatinya diselimuti kegalauan dan kegelisahan.

Demikianlah keutamaan dzikir bagi kita. Dzikir adalah gerbang pertolongan Allah yang sangat utama. 

Semoga kita termasuk orang-orang yang istiqomah mengamalkan dzikir sehingga mendapatkan derajat yang tinggi di hadapan Alloh Swt. dan sangat dekat dengan pertolongan-Nya.  

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Jumat, 18 Januari 2019

399 . JANGAN MENYEPELEKAN PERBUATAN BAIK WALAUPUN KECIL.


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku keberadaan kita di dunia ini haya dipeintah untuk menembah Allah swt .

Menyembah Allah itu tidak seperti kita menyembah kepada raja, akan tetapi melaksanakan perintahNa dan menjauhi larnganNya.

Selain dari itu juga kita diharuskan mengikuti apa yang telah disabdakan oleh nabi Muhammad saw , baik perintah beliau ataupun larangan beliau .

Jangan menganggap sepele kebaikan sekecil apapun. Siapa tahu di akhirat kelak justu kita akan tertolong dari kebaikan yang nampaknya sepele.

Suatu ketika ada seorang pendakwah pulang dari berdakwah dan di perjalanan ia melihat ada seekor anjing yang ssedan menggigil kedinginan. 

Dan nampaknya anjing akan mati. Ia tidak tega melihat itu lalu ia bawa pulang. Sesampainya di rumah segera ia mandikan anjing itu , lalu ia selimuti. 

Kemdian ia bikin susu hangat dan diberikan ke ajnjing itu. Anjing itu menyusu dengan lahapnya. Ternyata anjing itu disamping kedinginan dan kelaparan . 

Keesokan harinya ia membuatkan makanan untuk anjing itu dan dimakanlah makanan itu sampai habis. 

Akhirnya anjing itu sehat kembali. Setelah sehat lalu ia dilepaskan kea lam bebas kembali.

Pernah ada seorang tamu dari luar.  Beberapa hari berikutnya si pendakwah tadi mennggal dunia . 

Dan ditanya oleh kedua malaikat di alam kubur apa yang membuat kamu dengan mudah menjawab pertanyaan – pertanyaanku ? ia menjawab itu dari solatku. Bukan kata malaikat. 

Lalu ia sbutkan semua kebaikan yang telah diperbuatnya sampai habis. Bukan kata malaikat. Semua amal ibadahmu justru seharusnya yang memasukkan kamu ke neraka jahanam . 

Tapi karena Allah telah melihat perbuatan baikmu menolong anjing yang hampir mati , maka Allah akan memasukkanmu ke surgaNya. Subhanallah .

Contoh lin ada seorang asing datang ke negri ini .Sesampainya di sini, saat hendak menyebrang jalan, ia memilih menyebrang di zebra cross meski jalanan sedang kosong.

Ketika ditanya mengapa ia begitu, ia menjawab, “Banyak pendidikan yang orientasinya untuk ‘mengetahui’, tapi tidak banyak pendidikan yang orientasinya ‘melakukan apa yang diketahui’”.

Wahai Saudaraku, dari kejadian sederhana tersebut kita bisa memetik hikmah bahwa ajaran Islam bukanlah sesuatu yang berada di tempat yang sangat tinggi sehingga sulit dijangkau.

Ajaran Islam merupakan ajaran yang sangat membumi dan dekat dengan keseharian kita.

Oleh karena itu, ketika Siti Aisyah ditanya mengenai akhlak Rosulullah Saw., maka Siti Aisyah menjawab, 

“Akhlak Rosululloh adalah Al Quran..” (HR. Muslim)

Maka, ajaran Islam yang terkandung di dalam Al Quran itu sebenarnya sesuatu yang bisa dilakukan dalam keseharian kita, menjadi kebiasaan dan akhlak kita sebagai manusia.

Lantas mengapa masih ada saja orang yang ingkar dan enggan mengamalkan  ? Tiada lain adalah karena dorongan hawa nafsu yang dituruti.

Kita tahu bahwa lampu merah itu tanda harus berhenti, namun ada saja orang yang didorong hawa nafsu untuk menerobos hingga akhirnya ia pun celaka.

Kita tahu khamr atau minuman keras itu haram, tapi ada saja orang yang menenggaknya hingga ia pun celaka.

Demikian juga kita tahu tentang keutamaan sholat di awal waktu secara berjamaah, tentang keutamaan bersedekah, shaum dan ibadah-ibadah lainnya, namun tetap ada saja orang yang berat melaksanakannya.

Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapat hidayah Allah sehingga senantiasa mau dan bisa mengamalkan kebaikan yang sudah kita ketahui. 

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.
Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

398 . ANTARA ILMU DAN AMAL .


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku sjak  kita berada di alam kandungan Allah telah memberikan dasar – dasar ilmu .

Bagamanakah cara melakukannya ? Tidak lain adalah melaluikedua orang tuanya .

Itupun bila kedua orang tuanya memahami maka akan memperoleh banyak ilmu, naun bila tidak faham maka hanya sedikitlah ilmuyang didapatnya.

Caranya seperti apa . Saat istri sedang mengandung, maka kedua orang tuanya setiap akan melakukan pekerjaan diniatkan untuk mendidik si jabang bayi yag da dalam ahim itu .

Bila hal ini dilakukan maka lihat saja kelak anaknya setelah lahir, akan jauh berbeda pola pikirnya dibandinkan dengan anak – anak yang lainnya .

Wahai saudaraku menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.

Yang ilmu tidak diamalkan maka ilmunya sia – sia. Beramal tanpa didasari ilmupun juga akan sia sia , ariny tidak bermanfaat .

Untuk itu carilah ilmu yang bermanfaat untuk dunia dan akhirat .

Pada umumnya ilmu untuk dunia akhirat itu adalah hanya ilmu agama saja. Ini pendapat yang keliru. Imu diniapun bila dimafaatkan untu kebutuan akhiratnya maka termasuk ilmu yang bermanfaat .

Setelah dapat ilmunya lalu manfaatkan untuk mencari kebutuhan hidup kita di dunia.
Dan hasilnya mai kita manfaatkan untuk bekal kebutuhan akhirat kita, jadi tidak berhenti hanya sebatas dunia saja .

Mengapa dikatakan demikian ?  Karena kebanyakan mereka memanfaatkan ilmu itu cukup hanya untuk kebutuhan duniawinya saja.

Supaya ilmu itu lebih bermanfaat lagi bagi kita maka ajarkan ilmu yang kita  miliki kepada orang lain .

Janga takut akan merasa tesaingi , kemudian kehidupannya akan lebih baik dari kita. Tidak usahbeprasangka urk eperti itu.

Percayalah rezeki kita dari Allah itu tidak akan tertukar dengan orang lain, apalagi sampai diambil oleh orang lain .

Bila kita masih meiliki rasa khawatir seperti itu artinya kita masih belum percaya kepada Allah swt .

Bila oleh orang lain imu yang didapat dari kita diamalkan olehnya  maka kita akan mendapatkan pahala sebanyak apa yang dia dapatkan dari Allah .

Itulah yang disebut dengan ilmu yang bermanfaat [ dunia dan akhirat ] .

Maka carilah Ilmu apapun yang bermanfaat , walaupun nampaknya sepele.

Yang terpenting adalah bermanfaat bagi orang banyak secara umum dan bagi anda secara khususnya .

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

397 . LELAH YANG YANG MENDATANGKAN PAHALA


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku bila kita ingin mendapatkan nikmatnya hasil , maka kita harus bekerja keras terlebih dahulu .

Begitu pua bila kita ingin mendapatkan nikmatnya atau lezatnya makanan , maka kita harus menunggu sampai benar – benar lapar .

Secara umum bila kita ingin mendapatkan kesenangan maka kita harus mau bersusah – susah dulu .

Dunia dalah tempat ujian dan cobaan , akhirat adalah tempat untuk menikmati hasil ujian dan cobaan itu.

Dunia adalah tempat menanam , dan akhirat adalah tempat menikmati hasil tanaman yang telah ita kerjakan di dunia .

Banyak orang yang bersusah payah, bekerja membanting tulang, lelah dan capek menjalani hidup di dunia ini.

Namun, sungguh sangat disayangkan jikalau semua itu hanya berakhir di dunia semata.

Orang yang bekerja pergi pagi pulang petang bahkan pulangnya malam dn ada pula yang  bahkan pulang dini hari, namun hanya selesai dengan bentuk upah atau laba saja, tidak menjadi ibadah.

Padahal Rasulullah Saw. bersabda, 

“Sesungguhnya Alloh Ta’ala senang melihat hamba-Nya bersusah-payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal.” 

(HR. Ad Dailami)

Kemudian, misi kita hidup di dunia adalah untuk ibadah, setiap yang kita lakukan harus bernilai ibadah.

Alloh Swt. Berfirman yang artinya  ,

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” 

(QS. Adz Dzaariyat [51] : 56)

Tidak hanya dalam urusan pekerjaan saja, dalam urusan kegiatan lain pun sama.

Termasuk dalam mencari ilmu, hendaklah kita bersusah payah mencari ilmu bukan karena niat ingin dapat nilai besar saja atau karena ingin dapat ijazah saja.

Namun, niatkanlah mencari ilmu karena ibadah kepada Allah Swt.

Perjuangan selalu saja memiliki rintangan. Namun, jikalau rintangan itu disikapi sebagai tantangan yang akan menaikkan kualitas diri kita, niscaya rintangan itu akan bisa dilewati dengan ringan.

Demikian juga ketika kita sekuat tenaga menjauhi maksiat, godaannya akan begitu berat.

Namun, jikalau niat dan tekadnya bulat lillaahi ta’ala, maka rasa lelah itu akan berbalik menjadi indah dan bernilai ibadah di hadapan Allah Swt. 

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Kamis, 17 Januari 2019

396 . MENGAMALKAN PENGETAHUAN


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.

Untuk itu carilah ilmu yang bermanfaat untuk dunia dan akhirat .

Setelah dapat ilmunya lalu manfaatkan untuk mencari kebutuhan hidup anda di dunia dan hasilnya manfaatkan untuk akhirat anda.

Mengapa dikatakan demikian ?  Karena kebanyakan mereka memanfaatkan ilmu itu cukup hanya untuk kebutuhan duniawinya saja.

Ajarkan ilmu yang anda miliki kepada orang lain .

Bila oleh orang lain ilmu yang didapat dari anda diamalkan, maka anda akan mendapatkan pahala sebanyak apa yang dia dapatkan dari Allah .

Itulah yang disebut dengan ilmu yang bermanfaat [ dunia dan akhirat ] .

Maka carilah Ilmu apapun yang bermanfaat , walaupun nampaknya sepele.

Yang terpenting adalah bermanfaat bagi orang banyak secara umum dan bagi anda secara khususnya .

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

395 .BERBUATLAH YANG TERBAIK


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku pernah ada seorang tamu dari luar. Sesampainya di sini, saat hendak menyebrang jalan, ia memilih menyebrang di zebra cross meski jalanan sedang kosong.

Ketika ditanya mengapa ia begitu, ia menjawab, “Banyak pendidikan yang orientasinya untuk ‘mengetahui’, tapi tidak banyak pendidikan yang orientasinya ‘melakukan apa yang diketahui’”.

Saudaraku, dari kejadian sederhana tersebut kita bisa memetik hikmah bahwa ajaran Islam bukanlah sesuatu yang berada di tempat yang sangat tinggi sehingga sulit dijangkau.

Ajaran Islam merupakan ajaran yang sangat membumi dan dekat dengan keseharian kita.

Oleh karena itu, ketika Siti Aisyah ditanya mengenai akhlak Rosululloh Saw., maka Siti Aisyah menjawab, 

“Akhlak Rosululloh adalah Al Quran..” (HR. Muslim)

Maka, ajaran Islam yang terkandung di dalam Al Quran itu sebenarnya sesuatu yang bisa dilakukan dalam keseharian kita, menjadi kebiasaan dan akhlak kita sebagai manusia.

Lantas mengada masih ada saja orang yang ingkar dan enggan mengamalkan  ?
Tiada lain adalah karena dorongan hawa nafsu yang dituruti.

Kita tahu bahwa lampu merah itu tanda harus berhenti, namun ada saja orang yang didorong hawa nafsu untuk menerobos hingga akhirnya ia pun celaka.

Kita tahu khomr atau minuman keras itu haram, tapi ada saja orang yang menenggaknya hingga  ia pun celaka.

Demikian juga kita tahu tentang keutamaan sholat di awal waktu secara berjamaah, tentang keutamaan bersedekah, shaum dan ibadah-ibadah lainnya, namun tetap ada saja orang yang berat melaksanakannya.

Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapat hidayah Allah swt

sehingga senantiasa mau dan bisa mengamalkan kebaikan
yang sudah kita ketahui. 
Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.
Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

394 . GELISAH YANG BERKAH


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku bila kita menghadapi suatu masalah terkadang hati gelisan , resah dan gelisah , bingung .

Namun apa yang dialami itu apakah akan membawa berkah ataukah akan hilang berkahnya .

Kebahagiaan hidup akan hadir jikalau tidak ada kegelisahan dalam hati kita.
Bagaimana akan bahagia jika hati kita senantiasa gelisah.

Meski kita hidup bergelimang harta, akan sia-sia jika kita selalu dihantui dengan rasa gelisah karena takut harta kita berkurang.

Meski kita hidup mentereng dengan jabatan yang tinggi, akan percuma saja jika kita selalu gelisah, takut kehilangan jabatan.

Sebanyak dan sebagus apapun yang kita miliki, jika semua itu membuat kita gelisah, maka semuanya tidak menjadi berkah.

Akan tetapi, jika rasa gelisah kita adalah karena takut Allah tidak ridho, takut Allah tidak suka dengan apa yang kita lakukan, dengan apa yang kita miliki, maka inilah kegelisahan yang berkah.

Karena gelisah yang seperti ini akan melahirkan rasa takut kepada Allah dan membuat kita makin mendekat kepada-Nya, berupaya sekuat tenaga menjauhi  segala apa yang tidak diridhoi-Nya.

Alloh Swt. berfirman,

“..karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi)
takutlah kepada-Ku..” (QS. Al Maidah [5] : 44)

Gelisah yang berkah akan melahirkan rasa takut kepada Allah.

Rasa takut kepada Allah akan membuat kita mendekat kepada-Nya karena mengharapkan pertolongan-Nya.

Sedangkan rasa takut kepada manusia akan membuat kita menjauhinya.

Milikilah kegelisahan karena melihat amal-amal ibadah kita yang masih sedikit.

Miliki kegelisahan karena melihat diri kita masih saja mudah terjerumus pada kemaksiatan.

Gelisahlah karena mata masih mudah melihat hal-hal yang haram, lisan kita masih dekat dengan dusta dan ghibah, tangan kita masih banyak menzholimi orang lain.

Kegelisahan seperti ini akan membuat kita terus-menerus memperbaiki diri.

Semoga Alloh Swt. senantiasa melimpahkan hidayah kepada kita sehingga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang sungguh-sungguh menjauhi hal-hal yang tidak diridhoi-Nya.

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...