Jumat, 16 Februari 2018

AKU [ ALLAH ] BAGAIMANA PRASANGKA HAMBA-KU


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Dalam hadits shahih, Allah swt berfirman, 

"Tak ada orang yang mendekat kepadaKu sebagaimana dekatnya orang yang menunaikan apa yang Aku fardhukan kepada mereka, dan senantiasa hambaKu berdekat padaKu dengan ibadah-ibadah sunnah, sampai Aku mencintainya. Maka bila Aku mencintainya, jadilah Aku sebagai Pendengaran baginya, menjadi Mata, Tangan dan Penguat baginya. Maka bila ia meminta padaKu, Aku pasti memberinya, dan bila ia meminta perlindungan padaKu, Aku pasti melindunginya…."

Melalui Hadist Qudsi ini Allah memberitahukan kepada kita semua

Laksanakan apa yang telah difardhukan oleh Allah .

Dekatilah Allah , maka Allah pun akan lebih dekat ke anda .

Banyak – banyaklah berdzikir untuk mengingat Allah swt .

Bila saat lapang anda selalu ingat Allah ,

maka saat anda kesimpitan Allah akan ingat anda.

Laksanakan ibadah sunah lainnya yang sudah dicontohkan oleh utusan-Nya.

Lakukan sunah beliau sesuai kesanggupan anda .

Lakukan sunah beliau dengan cara istiqamah atau terus menerus .

Lakukan semuanya dengan ikhlas , karena Allah hanya menyukai amal yang ikhlas.

Amal yang ikhlas itu adalah berbuat apapun karena Allah dan hanya untuk-Nya .

Amal yang ikhlas itu tidak mengharapkan imbalan dari manusia, cukup dari Allah saja.

Amal yang ikhlas itu bila kebaikan yg telah dikerjakannya hanya dirinya dan Allah saja yang tahu.

Bila anda beramal dengan ikhlas, maka Allah akan mencintai anda .

Bila Allah sudah benar – benar mencintai anda maka

Pendengaran anda adalah pendengaran-Nya

Pandangan anda adalah pandangan – Nya .

 Langkah anda adalah langkah-Nya .

Perbuatan anda adalah perbuatan-Nya .

Lisan anda sama dengan lisan-Nya ( maka anda harus haiti2 ).

Artinya lisan anda itu lebih tajam dari pisau silet atau pisau cukur .

Karena lisan anda adalah sebuah do’a yang sangat mustajab .

Bila anda meminta maka pasti Dia memberi anda..

Bila anda dalam bahaya, maka pasti Dia melindungi anda.

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . 

Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Kamis, 15 Februari 2018

PERLAKUKAN ORANG LAIN LAYAKNYA ANDA INGIN DIPERLAKUKAN


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Kewajiban seorang muslim bukan hanya tentang mendirikan sholat

tetapi juga bagaimana ia memperlakukan orang lain.

Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan
paling dekat tempat duduknya dariku pada hari kiamat 
adalahorang yang paling baik akhlaknya.” 
(HR. At–Tirmidzi)

Jadi, jika hidup seribu tahun pun tak berguna tanpa sholat,

 maka sholat beribu-ribu rakaat pun tiada berguna

tanpa di sertai dengan akhlak yg terpuji.

Oleh karena itu itu didiklah diri anda sendiri

Agar memiliki akhlak yang terpuji .

Akhlak yang terpujia adalah Al Qur’an .

Karena Allah Qur’an adalah akhlak Rasulullah saw.

Lalu bagaimanakah anda dengan Al Qur’an ?

Apakah anda sudah erasa akrab dengannya ?

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . 

Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Rabu, 14 Februari 2018

PERSAKSIAN SYAHADAT


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.



Ya Allah  , Aku memuji Robku dan aku bersyukur kepadaMU

atas berkesenambungnya pemberian yang terbaik,

Aku bersaksi bahwasanya tidak ada tuhan yang berhak disembah

melainkan Allah semata tidak ada sekutu bagiMU,

Ya Allah , Pemilik keagungan dan kesombongan,

BagiMU nama-nama terindah dan sifat-sifat yang mulia.

Dan aku bersaksi bahwasanya Nabi kita dan pemimpin kita

Muhammad adalah hambaMU dan rasulMU .

Ya Allah Engkau  telah mengutusnya dengan sinar dan cahaya,

Ya Allah anugrahkan sholawat dan salam serta keberkahan

kepada hambaMu dan rasulMu Muhammad, dan kepada keluarganya

serta para sahabatnya yang baik dan bertakwa.

Ya Allah tiada perbuatan yang paling utama selain bertakwa kepadaMU dengan tulus

Ya Allah tatkala aku beribadah kepadaMU ,

Tatkala bermuamalah dengan para hamba ciptaanMU  dan

 yang diridoi olehMU  dalam syari’atMU maka masukkan kami

sebagai  orang-orang yang beruntung dan selamat

dari jalan orang-orang yang dimurkai dan orang-orang yang sesat.

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.


Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Selasa, 13 Februari 2018

BERHATI – HATILAH DENGAN ILMU YANG ANDA MILIKI

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Sekedar saling mengingatkan.
Siapa saja yang sudah memahami ILMU itu hakikatnya adalah pinjaman Dari Allah pasti ia akan mengetahui KEBODOHANNYA SENDIRI

Sehingga menjadi RENDAH HATI dan dalam hubungan bermasyarakat dapat bersosialisasi dengan siapa saja.....


Namun ....., Banyak yang menjadi UJUB atau menyombongkan diri karena ILMUNYA, karena terlalu sering " MENGUKUR KEBODOHAN ORANG LAIN ".


.Rasulullah SAW :


" Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakannya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang bodoh dan buruk perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barangsiapa seperti itu maka baginya neraka ... neraka." 
(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)


"..Barang siapa yang membanggakan dirinya sendiri dan berjalan dengan angkuh maka dia akan menghadap Allah dan Allah murka kepadanya..."
(HR. Ahmad)


" Tidaklah seseorang menganggap besar dirinya sendiri, berjalan sambil menyombongkan diri kecuali ia akan bertemu Allah sedangkan Allah murka terhadapnya”
(Shahibul jami’ al-Shaghir).


.Khusus  kepada saudara2ku yg giat dalam dakwah di sosial media ini,

Niatkan dalam hati hanya karena Allah, bukan berlomba-lomba saling berbagi
"hanya" karena untuk mendapat sanjungan...

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Kamis, 08 Februari 2018

TUJUAN HIDUP MANUSIA

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmmaanirrahiim.




Wahai saudaraku tujuan hidup anda apa ? 

Kaya , Senang,  Segala serba ada ?

Nikah dengan wanita canti atau lelaki yang ganteng ?

Terus apalagi, apakah itu semua tujuan hidup anda ?

Anda boleh berangan – angan seperti itu

Tapi yang menentukan hidup, yang mengatur hidup itu siapa ?

Wahai saudaraku manusia seharusnya mengetahui tujuan hidupnya itu apa .

Bila tujuan hidupnya tidak tahu maka akan celaka .

Sama saja ibarat naik perahu mengarungi samudra tapi tak tahu arah mata angin .

Namun bila tujuan hidupnya sudah jelas , maka akan berbahagia.

Setiap lisannya, sikap dan prilakunya terfokuskan ke arah itu .

Apapun sarana dan prasarana yang menunjang agar dirinya bahagia pasti dikerjakannya.

Apapun halangan dan rintangan yang menghalanginya pasti dihadapinya dan diatasinya .

Ingat jangan sampai lupa daratan dan juga jangan sampai lalai , tetaplah waspada.
Karena keberadaannya di dunia ini hanyalah sementara.

Dunia ini hanyalah tempat persinggahan sementara .

Akan ada perjalanan berikutnya yang jauh lebih panjang

Sebelum mencapai tujuan akhir hidup yakni akhirat .

Di dalam perjalanan ini yang bisa kita aman, nyaman, senang itu

Bukan orang lain , akan tetapi kita sendiri maka carilah bekalnya

Apa yang anda sukai segera kumpulkan karena dalam perjalanan itu

Anda butuh bekal sebanyak mungkin untuk diri anda sendiri

Semoga uraian singkat ini bermanfaat bagi semua orang.  

Insya Allah Aaaamiin


Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Sabtu, 03 Februari 2018

ALLAH MEMBERI SESUATU ADA HAK ORANG LAIN

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Wahai saudaraku marilah kita belajar memahami  hikmah dibalik ayat 92 surat Ali Imran yaitu

“ Lan tanaa lul birra hattaa tun fiquuna mimmaa tuhibbuun  ,  wa maa tun fiquu min syai in fa innallaaha bihi ‘aliim  “ 

Yang artinya  “ Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya “

Wahai saudaraku  melalui ayat ini Allah swt memberitahukan kepada kita bahwa segala kebaikan yang telah kita kerjakan tidak akan sempurna Artinya masih belum diterima oleh Allah .

Kenapa seperti itu ? Karena dari apa yang diberikan oleh Allah itu belum dikeluarkan sebagian atau disedekahkan .

Artinya di setiap Allah memberikan karunia-Nya itu , Dia juga menitipkannya bersama dengan apa yang kita terima .

Sekarang sebahagian harta yag dicintai itu ( titipan Allah ) itu milik siapakah ?  Milik , fakir , miskin, anak-anak yatim , kaum dhuafa , mereka yang membutuhkan bantuan kelaparan , kesulitan hidup  dll.
Jadi bila kita tidak memberikannya kepada mereka, maka kita sudah termasuk orang yang kikir dan rakus.

Allah tidak meminta seberapa bagian  namun setidaknya 2,5 % dari penghasilan itu adalah bukan hak kita , tapi hak mereka  .

Allah swt tidak menuduh kita kikir atau rakus, atau buruk, namun dengan ketentuan ini setidaknya kita harus memahami, betapa sedihnya bila kita sendiri tidak diberikan rezeki oleh-Nya

Bisa jadi nasib kitapun akan sama seperti mereka, atau bahkan akan lebih buruik dari mereka .

Lalu  “  Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya “

Artinya   bila kita mengeluarkan sebagaian dari harta tersebut apakah kita ikhlas atau tidak , apakah kita ingin disebut sebagai seorang dermawan atau tidak , apakah kita ingin pamer , riya atau tidak , apakah karena Allah , sungguh Allah tahu semuanya .

Allah swt berfirman di dalam QS Al Baqarah [ 2 ] : 270 yaitu

“ Wa maa an faqtum min nafaqatin  , au nadzartum  min nadzrin fa innallaaha ya’lamuhu “  

Yang artinya  “ Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya “

Dan Allah swt berfirman di dalam QS Al Baqarah [ 2 ] :  261 yang artinya

“ Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui “

Oleh karena itu marilah kita berusaha sekuat tenaga untuk membiasakan diri gemar berinfaq dan berlomba – lomba dalam melakukan kebajikan agar kita mendapatkan ampunan Allah swt
Sebagaimana firman Allah swt di dalam QS Ali Imran [ 3 ] :  133 – 134  yang artinya

“ Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan “.

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semuanya. Insya Allah. Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

YUK KITA BELAJAR KEHIDUPAN DARI HADIST RASULULLAH SAW .

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.



Diriwayatkan dari Abu Hurairoh radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Seseorang datang menemui Rasulullah saw dan bertanya,
Wahai Rasulullah, shodaqoh yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?.
Beliau bersabda :
Engkau bershodaqoh dalam keadaan sehat, amat membutuhkannya, khawatir miskin, dan berangan-angan menjadi orang kaya. Janganlah menunda-nunda (shodaqoh) sehingga jika ajal telah sampai ke kerongkongan engkau berkata, Untuk si fulan sekian, untuk si fulan sekian.Padahal memang harta itu untuk si fulan
H.R. Bukhari, lafazh ini darinya dan Muslim.
Melalui Hadist ini ternyata shodaqoh yang paling besar pahalanya atau yang paling utama adalah :
1. Saat kita sendiri sedang membutuhkan lalu berani membagikan apa yang kita miliki kepada orang lain yang kehidupannya lebih susah dari kita .
2. Di saat kita merasa khawatir takut miskin, lalu kita berani mengeluarkan sebagian dari harta kita untuk diberikan kepada mereka yang benar - benar membutuhkan ;
3. Di saat kita sedang berangan - angan ingin menjadi kaya , kita rela mengeluarkan sebagian dari harta kita untuk diberikan kepada mereka yang kehidupannya sangat miskin .
4. Di saat kita masih diberi hidup oleh Allah kita rajin bershodaqoh. Karena shodaqoh itu tidak akan diterima saat nafas kita sudah sampai di kerongkongan [ saat kita sedang mengalami nazah ] .

R E N U N G A N  :

Setelah kita membaca uraian di atas kita dapat mengambil kesimpulan beberapa hal yakni :
1.  Di saat kita sedang butuh untuk diri sendiri tapi berusaha untuk bia memnuhi kebutuhan orang lain yang lebih membutuhkan dari kita .
2.  Di saat kita merasa khawatir harta akan berkurang bila dibagikan ke orang lain, maka kita berusaha menghilangkan kekhawatiran itu untuk bisa membahagiakan orang lain dari sebagian harta kita .
3.  Di saat kita ingin kaya agar punya  harta yang banyak , kita berusaha untuk berbagi dengan yang lain yang kehidupannya lebih miskin dari kita 
Semoga hita semua menjadi manusia yang rajin bershodaqoh karena Allah dan mengikuti tuntunan Rasulullah saw . Insya Allah . Aaaaamiin.
Wallohu'alam bish shawab
Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...