Jumat, 04 Agustus 2017

PETUAH NABI MUHAMMAD SAW

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim .






Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Persatuan itu  rahmat  dan  perpecahan itu  azab
Dari An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyampaikan petuah di mimbar,

“Siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, ia akan sulit mensyukuri yang banyak.

Siapa yang tidak mau berterima kasih pada manusia, berarti ia tidak bersyukur pada Allah.

Membicarakan nikmat Allah adalah bentuk syukur.

Enggan menyebutnya adalah bentuk kufur. Bersatu dalam satu jama’ah adalah rahmat.

Sedangkan perpecahan adalah azab.” 

(HR. Ahmad, 4: 278. Syaikh Al-Albani menyatakan bahwa sanad hadits ini hasan, perawinya tsiqah sebagaimana disebutkan dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 667)

Beberapa catatan kaki dari hadits di atas dari Syaikh Syu’aib Al-Arnauth dalam tahqiq Musnad Al-Imam Ahmad:

1. Siapa yang sulit mensyukuri yang sedikit, maka ia sulit mempraktikan syukur yang hakiki secara keseluruhan.

2. Boleh menyebut-nyebut nikmat yang telah Allah beri asal bukan dalam rangka menyombongkan diri.

3. Bersepakat dan bersatu ketika terlihat seperti satu jama’ah itu lebih baik, daripada berpecah belah.

4. Perkataan yang masyhur di tengah-tengah kita “ikhtilaf (perbedaan) umatku adalah rahmat”, tidak diketahui ada hadits yang lafazhnya semacam itu.

Wallaahu a’lam bish shawab

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

Barakallaahu fiikum

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

R I B A

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim .





Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Allah swt berfirman  di dalam QS Al Baqarah 275 yaitu , “ Al ladziina ya’kuluunar ribaa laa yaquumuuna illaa kamaa yaquumul ladzii yathakhabba thuhusy syaithaanu minal massi biannahum qaaluuu innamal bai’u mistlur ribaa “  

Yang artinya , “  Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba “ . QS 2  :  275  

Wahai saudaraku  melalui ayat ini Allah swt memberitahukan kepada kita semua bahwa  orang yang memakan hasil riba kelak di hari kiamat tidak akan bisa berdiri karena perutnya membesar. 

Andaikan dia bisa berdiripun bagaikan orang yang kemasukkan syaitan akibat terkena penyakit gila .  Rasulullah saw bersabda ,”  Jauhkan ( diri ) kalian ( dari ) tujuh perkara yang membahayakan . 
( Para sahabat ) bertanya , “ Apakah tujuh perkara itu ? “  
Beliau menjawab  

1. Syirik kepada Allah ; 
2 . sihir ; 
3. Membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah , kecuali dengan alasan yang benar ; 
4. Makan riba ;  
5. Makan harta anak yatim ; 
6 . lari dari peperangan  dan  
7 . menuduh berbuat zina terhadap perempuan yang sudah bersuami dan beriman “. 
Al Hadist  .  

Wahai saudaraku  ada tujuh hal yang dipesankan oleh Rasulullah saw kepada kita semua  yang harus dijauhi  yaitu  

1. Jangan mempersekutukan Allah , bertauhidlah kepadaNya dengan benar  ;  

2. Jangan mmepercayai sihir , ilmu falak, ahli nujum, dukun , paranormal  ;  

3. Jangan membunuh yang bernyawa kecuali yang diharamkan oleh Allah ;  

4. Jangan memakan hasil riba, baik yang menunjukkan, meminjami dan yang pinjam  semuanya terkena hukum Allah  ; 

5. Jangan memakan harta benda anak yatim , kecuali untuk urusan yang benar misalnya untuk membiayai hidup dan kehidupannya  ;  

6. Jangan lari dari pertempuran hanya karena ingin menyelamatkan diri sendiri  ;  

7 . Jangan menuduh orang lain berbuat zina bila tidak tahu duduk permasalahannya, bisa jadi yang dituduh itu adalah orang baik – baik dan beriman .  

Semoga ini bermanfaat buat semuanya khususnya untuk kami sendiri , dan Allah memberikan kekuatan untuk mematuhi apa yang sudah dipesankan oleh Rasulullah saw …. Aaaaammin

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

Wallaahu a’lam bish shawab

Barakallaahu fiikum

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Kamis, 03 Agustus 2017

LURUSKANLAH NIAT IBADAH DENGAN IKHLAS

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim .




Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Allah swt berfirman di dalam QS Al Zalzalah : 7 – 8 yaitu , 
“ Faman ya’mal mistqaaladar ratin khairan yarah . waman ya’mal mistqaala dzarratin  syarran yarah “   

Yang artinya , “ Barangsiapa yang mengerjakan amal kebaikan walau hanya  seberat  zarah akan dibalas dengan kebaikan. Dan barangsiapa yang mengerjakan keburukan walau hanya sebesar zarah, maka akan dibalas keburukan “  QS 99 : 7 : 8

Wahai saudaraku melalui ayat ini Allah memberitahukan kepada kita semua sekaligus memperingatkan bahwa perhitungan dia itu amat cepat dan juga amat teliti serta amat rapih lagi Maha Adil .

Masih banyak orang beribadah itu hanya mengejar urusan duniawi. Contoh barang siapa yang membaca surat Al Waqi’ah maka rezekinya akan lancar.

Coba anda lihat terjemah Qur’annya dari awal sampai akhir itu tidak ada yang membicarakan tentang rezeki, yang ada hanyalah tentang kiamat dan kematian .

Jadi bila anda rajin membaca srurat Al Waqi’ah agar mendapatkan rezeki yang banyak, sudah salah besar, niatnya sudah gak lurus lagi. 

Bahkan bisa jatuh pada syirik khafi ( syirik yang amat sangat halus ) . Untuk membedakan antara benar dan salah itu sangat tipis sekali, lebih tipis dari kulit ari bawang putih. 

Semuanya Nampak benar padahal salah. Kalau sudah terkena syirik, walau hanya sebesar zarah maka amal ibadahnyakan hilang dalam sekejap. Aastaghfirullahal ‘adziim.

Contoh lain barangsiapa yang melaksanakan shalat Dhuha maka rezekinya akan diluaskan. Makanya banyak orang bershalat Dhuha. ( tapi ingat niat hanya Allah yang tahu , dan ibadah hanya Dia yang menilai ).

Namun tidak ada salahnya kami berbagi pendapat, kalau pendapat ini menurut anda benar maka jalankan, bila salah maka abaikan.

Kamipun tidak mau menyesatkan orang lain, karena amat besar dosanya. Dosa sendiri saja sudah amat banyak, apalagi bila ditambah dosa orang lain yang telah mengikuti pendapat kami . Astaghfirullahal ‘adziim.

Kembali kepada masalah shalat Dhuha , bila keyakinan anda itu agar rezekinya semakin luas, lapang, banyak maka itu salah.

Artinya anda melaksanakan shalat Dhuha itu agar mendapatkan rezeki lebih banyak bukan karena niat mengikuti tuntunan Nabi saw dan  karena Allah. Mari kita simak Hadist berikut ini .

Dari Aisyah, Rasulullah bersabda, “ Di dalam tubuh kalian itu ada 360 persendian wajib disedekahi . Baca tasbih sedekah, baca tahmid, sedekah, baca tahlil sedekah , baca takbir sedekah, dan semua itu bisa DIGANTIKAN DENGAN MELAKSANAKAN SHALAT DHUHA 2 RAKA’AT “.  
HR Bukhari Muslim .

Wahai saudaraku setelah membaca Hadist ini ternyata Shalat Dhuha itu adalah sedekah bila membaca tasbih, tahmid, tahlil dan takbir tidak ada waktu untuk membacanya.

Karena ruas persendian ada 360 , maka 360 x 4 = 1440 kali. Ini memakan waktu agak lama , jadi bisa digantikan dengan melaksanakan shalat Dhuha. 

Apabila kita di hari itu telah melaksanakan shalat Dhuha 2 rakaat dengan niat menyesedakahi seluruh anggota tubuh kita artinya kita telah bersedekah.

Bila kita telah bersedekah maka mudah-mudahan semua gerak tubuh kita akan mendatangkan berkah dari Allah.
Menurut QS Al Baqarah 261, 

Barang siapa yang berbuat baik ( bersedekah ) sekali artinya telah menanam  satu butir kebaikan, maka akan tumbuh tujuh tangkai dan dari setiap tangkainya  itu akan tumbuh seratus butir.  

Artinya kita berbuat kebaikan satu, maka Allah akan membalasnya sebanyak tujuh ratus kali lipat ( menurut perhitungan Allah, bukan perhitungan manusia ) Subhanallah .

Oleh karena itu marilah kita banyak-banyak membaca Qur’an terjemahnya, dan fahamilah, kajilah, hayatilah makna ayat-ayatNya , karena tidak semua kalimat itu harus seperti itu, namun dibalik kalimat itu sungguh banyak rahasia2 yang tersembunyi. 

Insya Allah, Allah akan membukakannya sesuai dengan keilmuan dan kesanggupan kita masing masing .  Aaaaamiin

Semoga uraian ini bisa membuka mata hati kita semua yang selama ini telah tertutup.  Aaaammin

Wallahu ‘alam bish shawab

Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika .

Barakallaahu fiikum

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

S Y I R I K

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim .



Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Allah swt berfirman di dalam QS Al Kahfi  110  yaitu , ”  Fa man kaa na yarjuu liqaaa a rabbihii fal ya’mal ‘amalan shaalihan walaa yusyrik bi’ibaadati rabbihii ahadan “  

Yang artinya , “  Maka barangsiapa yang menginginkan berjumpa dengan Tuhannya, maka sebaiknya dia beramal saleh dan tidak menyekutukan dengan beribadah kepada Tuhannya dengan seseorang “  

Wahai saudaraku Allah swt memberitahukan kepada kita semua bahwa siapapun orangnya bila ingin berjumpa dengan –Nya maka  

1. Beribadah secara murni tanpa menginginkan pujian dari siapapun ; 

2. Banyak melakukan keghiatan amal saleh atau berbuat kebajikan yang Allah ridoi ;  

3. Tidak mempersekutukan Allah dengan siapapun atau apapun selain Dia  

Allah swt berfirman , “  Innahuu man yusyrik billaahi faqad harramallaahu ‘alaihil jannata wama’waahun naaru “  

Yang artinya , “ Sesungguhnya orang yang menyekutukan Allah , maka sungguh Allah telah mengharamkannya atas dia masuk surge dan tempatnya ( yang layak ) itu neraka “  

Rasulullah saw bersabda , “ Takutlah kalian pada syirik yang kecil . 
Para sahabat bertanya , “ Wahai Rasulullah ! Apakah syirik yang kecil itu ? “ 
Beliau mejawab , “ Yaitu riya’ ( pamer ) . 
Allah berfirman kelak di Hari Pembalasan amal – amalnya hamba (   Allah   ) . 
“ Kalian pergilah kepada  orang – orang yang  kalian pameri dengan amal – amal kalian di dunia , maka lihat barangkali kalian menjumpai pembalasan pada orang yang kalian pameri itu “  
H.R Ahmad  dari Ibnu Abbas .  

Wahai saudaraku berhati – hatilah dengan syirik khafi, syirik yang kecil , syirik yang halus  yaitu riya’ . Karena hal itu akan merusak amal kita .  

Dosa sebesar apapun seluas apapun akan Allah ampuni , kecuali perbuatan syirik, maka tidak ada kata maaf dan ampunan. Karena jelas – jelas  sudah tidak percaya lagi kepada Allah swt . 

Maka berhati – hatilah anda yang masih percaya bahwa pada barang ( keris, tumbak, sabuk, isim , raja , tempat – tempat kramat  dan sejenisnya ) ini akan menjerumuskan anda pada syirik . 

Hindarilah hal – hal semacam itu , jauhilah perbuatan seperti itu , karena bila anda lakukan maka semua amal kebaikan anda akan lenyap dalam sekejap dan harta benda anda , keluarga anda tidak akan bisa membantu anda , karena anda telah bekerjasama dengan syaitan .  Wallahu a’lam bish shawab      

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika ….

Barakallaahu fiikum

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Rabu, 02 Agustus 2017

B E K E R J A

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim .



Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Wahai saudaraku  dalam hdup ini kita tidak bisa statis akan tetapi harus dynamis . Bila kita statis , maka kita tidak akan berubah sampai kapanpun . 

Namun bila dynamis maka suatu saat kita akan berubah. Allah swt akan merubah nasib seseorang asalkan di hati orang tersebut ada niatan untuk berubah. 

Namun untuk bisa berubah maka harus ada syaratnya yaitu kita harus berusaha, kita harus bekerja atau berdagang , bertani, mengajarkan ilmu dll . 

Tanpa itu semua maka tidaklah mungkin akan mendapatkan hasil. Yakinlah pada Allah sebagai Sang Pemberi Rezeki, cacing tanah saja Allah jamin rezekinya , apalagi kita manusia.  

Allah swt berfirman , “  Fa idzaa qudhiyatish shalaatu fan tasyiruu fil ardhi wab taghuu min fadhlillaahi wadskurullaaha katsiiran la’allakum tuflihuuna “  

Yang artinya , “ Maka ketika shalat Jum’at sudah usai , maka kalian bubarlah di atas bumi dan carilah rezeki dari anugerah Allah dan berdzikirlah ( ingatlah ) kepada Allah denga dzikir yang banyak agar kalian memperoleh kebahagiaan “  QS Al Jum’ah 10 .  

Wahai sudaraku melalui ayat ini Allah memperingatkan kita semua bahwa bekerja untuk mencari rezeki itu hukumnya wajib . 

Dan cara menceari  rezeki itu harus dengan cara yang halal , sesuai dengan aturan agama . Agar rezeki yang didapat itu aka nada berkahNya. Rezeki yang sudah berkah saja belum bisa dikatakan berkah bila belum dikeluarkan zakatnya. 

Dan ini sudah aturan Allah seperti itu. Bila tidak dipatuhi maka apa yang akan terjadi pada anda hanya Allah yang tahu .  

Kemudian ini bukan hanya setelah shalat Jum’ah saja . Maksudnya pada saat mendengar panggilan dari Allah berupa suara adzan , maka segeralah hentikan  semua kegiatan duniawian, 

lalu segeralah berwudhu untuk melaksanakan shalat. Alangkah lebih baiknya lagi 15 menit sebelum waktu Shalat tiba kita sudah berwudhu, 

Hal akan menjadi nilai tambah dari Allah buat kita semua .  Dan bila telah selesai melaksanakan shalat maka silahkan dilanjut kembali kerjaannya. 

Wahai saudaraku sungguh alangkah malunya kita bila ada panggilan adzan, kemudian kita santai – santai saja , karena masih ada waktu panjang . Jadi pelaksanaan shalat ditunda - tunda . Tapi saat kita lagi butuh Allah, maka setiap permintaan kita agar segera dikabulkan . 

Segala keinginan kita segera dipenuhi. Bila kita sakit agar segera disembuhkan .  Sekarang Tanya pada diri sendiri apakah kita yang mengatur Allah atau Allah yang mengatur kita ?  

Wahai saudaraku marilah kita simak Hadist yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah r.a  , Rasulullah saw bersabda , 

“ Barangsiapa yang mencari dunia ( harta ) secara halal untuk menjaga dirinya dari meminta – minta dan untuk mencukupi keluarganya serta untuk membantu tetangganya , maka Allah akan membangunkan kepada orang itu kelak di Hari Kiamat sebuiah rumah dan wajahnya bagaikan bulan purnama. 

Dan barangsiapa mencari dunia ( harta ) secara halal , namun bertujuan untuk menumpuk – numpuk, sombong – sombongan dan pameran , maka dia kelak akan bertemu dengan Allah dan Dia akan marah kepadanya “  Al Hadist  

Wahai saudaraku melalui Hadist ini Rasulullah saw berpesan kepada kita semua bahwa bila kehidupan keluarganya ingin dicukupi oleh Allah maka 

1. Hindari menjadi peminta – minta  ; 

2. Carilah rezeki dengan cara yang halal ;  

3. Bantulah tetangga yang lemah dan kekuragan  .  

Dan Allah akan menumpahkan kemarahannya kepada 

1. Orang yang menimbun harta benda ( seperti Qarun ) ; 

2. Hartanya hanya digunakan untuk kesombongan ; 

3. Hartanya hanya digunakan untuk perbuatan riya’ .  

Semoga uraian ini bermanfaat buat kita semua  dan dapat membuka mata hati kita semua yang selama ini telah tertutup. .. Aaaaammin  … 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

Wallaahu a’lam bish shawab
Barakallaahu fiikum

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Selasa, 01 Agustus 2017

BALA TENTARA ANTARA HATI DAN NAFSU

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.





Wahai saudaraku Allah menciptakan manusia itu sudah sangat sempurna, tanpa cacat sedikitpun.  

Manusia diberinya akal , hati dan hawa nafsu . Dan langsung memberikan gelar kepada manusia yaitu sebagai makhluk yang sempurna, mulia dan juga sebagai khalifah di muka bumi ini. 

Selama keberadaan manusia di muka bumi ini untuk mengetahui siapa saja yang mentaatiNya, tunduk kepadaNya dan siapa saja yang ingkar, yang menentang amanahNya, maka Allah menciptakan dua kelompok tentara dalam tubuh manusia  . 

Wahai saudaraku di dalam tubuh kita itu ada dua bala tentara. Yang satu dikomandoi oleh hati dan yang satu lagi oleh nafsu . Keduanya  setiap detiknya saling mempengaruhi, masing-masing berusaha ingin menang. 

Bila bala tentara hati yang menang, maka kita akan dikendalikan oleh akal dari hati nuraninya . Maka selamatlah dan berbahagia mencapai kehadhirat Allah swt sehingga bisa mengenal makrifat Allah , bahagia dunia dan akhirat .  

Dan bila bala tentara hawa nafsu yang menang, maka akan celakalah kita. Kita akan selalu diajak bersenang-senang , disibukkan dengan urusan duniawi, harta, wanita , pangkat dan jabatan atau kekuasaan sehingga semakin jauh dengan Allah swt. 

Hidup dan kehidupannya di dunia bagaikan hewan , dan di akhirat kelak akan dihinakan dan dinistakan oleh Allah swt . Allah swt berfirman yaitu , 

“ Wa minhum man yaquulu robbanaa aa tinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah waqinaa adzaa bannaar .  U laaaaa ika lahum ashiibun mimmaa kasabuu walloohu sarii’ul hisaab  “  

"Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".  Mereka itulah orang-orang yang mendapat bahagian daripada yang mereka usahakan; dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.  
QS Al Baqarah  201  -  202 . 

Wahai saudaraku di dalam menjalani hidup dan kehidupan ini jauhilah perbuatan syirik , yaitu menyamakan Allah dengan sesuatu , hanya untuk mencapai  kebutuhan duniawi saja , juga hanya untuk mmemperturutkan hawa nafsunya saja.  

Walaupun kehidupannya sukses, harta berlimpah, dermawan dsb, tetap saja  semuanya ditolak oleh Allah. 

Karena keberhasilannya itu bukan atas bantuan Allah akan tetapi telah bekerja sama dengan syaitanj yang terlaknat, iblis yang terkutuk .  

Sejak zaman Nabi Adam as, sampai Muhammad saw yang ditegakkan itu hanyalah satu kaimat “ Laa ilaaha illallooh “ . Tak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah . 
Itulah makanya Islam itru adalah sebagai agama yang plaing sempurna, yang paling lurus, yang jauh dari kemusyrikan. 

Oleh karena itu Allah swt memngingatkan kita semua melalui firmanNya yaitu , 
“  Faminan naasi man yaquulu Robbanaa aa tinaa fid dunyaa wa maa lahu fil aakhiroti min kholaaq “  

Yang artinya ,  “  Maka di antara manusia ada orang yang bendoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia", dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat “  
QS Al Baqarah 200 .  

Dunianya dapat, berhasil, sukses , tercapai apa yang diinginkan, akan tetapi akhiratnya tidak dapat apapun .   

Semoga saja kita dapat melaksanakan perintah Allah swt dengan baik dan benar serta senantiasa mengikuti sunah2 utsan-Nya yaitu Nabi Muhammad saw  . Aaaaamiin. …… 

Subhanakalloohumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik …….  
Walloohu a’lam bish showab…..
Barakalloohu  fiikum ……  

Wassalaamu’alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.

S I L A T U R A H M I

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.



Wahai saudaraku tingkatkanlah ketakwaan kita kepada Allah swt. Takwa merupakan salah satu amal yg bisa menyelamatkan kehidupan seseorang dunia akhirat. 

Dengan takwa seseorang bisa menjadi giat mengerjakan segala perintah Allah . Dengan takwa pula seseorang akan mampu menghindari larangan Allah .

Wahai saudaraku banyak2lah bersyukur kepada Allah swt atas segala nikmatNya yg telah diterimanya. 

Rahmat dan nikmatNya hanya akan Allah berikan kepada orang2 yang banyak bersyukur kepadaNya. 
Taufik dan hidayah Allah hanya akan dilimpahkan kepada orang2 yang pandai bersyukur .

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad sawsebagai penghormatan kita kepada beliau .  

Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah besarta para malaikat-Nya

Wahai saudaraku salah satu bentuk ketakwaan diantaranya adalah bersilaturahmi . Bersilaturahmi itu adalah menyambung persaudaraan dengan orang lain .  

Rasulullah saw bersabda ,
“  Sesungguhnya dia telah diberi taufik “  atau beliau bersabda, “Sesungguhnya dia telah diberi petunjuk . Bagaimana yang kamu ucapkan ? “ . Lalu lelaki itu mengulangi . Maka Nabi saw bersabda, “   Kamu menyembah Allah tidak mempersekutukanNya dengan sesuatu  ;  kamu mendirikan shalat  ;  menunaikan zakat  ;  dan kamu sambung orang yang mempunyai persaudaraan denganmu “ . Ketika berpaling maka Nabi saw bersabda, “ Jika dia memegangi apa yang saya perintahkan kepadanya maka dia masuk syurga “  HR  Bukhari & Muslim

Rasulullah saw bersabda , “ Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan rezekinya dan dikahirkan bekasnya hendaknya dia bersilaturahmi “ .  HR  Bukhari

Dengan silaturahmi , maka Allah akan melapangkan rezekinya .  

Dengan silaturahmi , Allah akan mempererat hubungan persaudaraannya . 

Dengan silaturahmi , Allah akan menanamkan rasa kasih sayangdiantara mereka sehinga mereka bisa hidup saling tolong menolong .

Silaturahmi ini merupakan sikap dan prilaku orang yang bertakwa . Dan Allah akan memudahkan jalan kepada orang yang sukabersilaturahmi .

Allah swt berfirman di dalam QS Ath Thalaq  2 -  4 yang artinya

Ayat   ( 2 ) ……………  Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.

Ayat   ( 3 )   Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.

Ayat   ( 4 ) Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.

Ayat   ( 5 )   Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu, dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.

Wahai saudaraku  orang yang gemar bersilaturahmi namanya tetap disebut – sebut walaupun orangnya telah meninggal dunia , dipuji dan bahkan dido’akan , layaknya dia masih hidup .

Dengan bersilaturahmi , maka umur akan menjadi berkah .

Melalui ayat – ayat diatas Allah memberitahukan kepada kita semua bahwa

1.       Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah , maka Allah akan senantiasa membantunya memberikan jalan keluar tatkala  masalah tidak terselesaikan  ;
2.       Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah , maka Dia akan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka – sangka  ;
3.       Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah swt , maka Dia akan mencukupi kebutuhan hidupnya  ;
4.       Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah , maka Dia akan mempermudah urusannya, akan melapangkan jalannya ;
5.       Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah , maka Dia akan menghapus segala kesalahannya dan akan melipat gandakan pahalanya sebagai balasan atas perbuatannya .



Subhanakalloohumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik …….  

Walloohu a’lam bish showab…..
Barakalloohu  fiikum ……  
Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh. 

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...