Senin, 07 Agustus 2017

BAHAYANYA PENYAKIT ANGAN – ANGAN

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.



Wahai saudaraku semua orang pasti dalam hidup ini punya keinginan atau cita –cita , lebih tepatnya punya tujuan.

Bila dalam hidup tidak punya keinginan , maka dia telah mematikan semangat yang ada dalam dirinya .

Bila dalam hidup tidak memiliki cita – cita maka tidak ada motivasi untuk berbuat dalam hidup ini .

Bila dalam hidup tidak memiliki tujuan maka ibarat kapal layar, ia akan bergerak yang tidak tahu arahnya .

Dengan adanya keinginan, cita-cita dan tujuan hidup, maka manusia pasti merencanakan sesuatu dengan segala daya upaya akal dan fikirannya.

Mempersiapkan segala sesuatunya , setelah siap barulah mulai melangkah untuk melaksanakan rencana tersebut .

Adapun masalah hasil atau tidaknya itu urusan Allah swt. Akan tetapi kita harus yakin Allah swt akan merubah keadaan kita bila kita mau berusaha untuk berubah .

Namun dari apa yang diuraikan tadi, ternyata masih banyak manusia yang masih senang berandai -andai, berkhayal, berangan-angan .

Wahai saudaraku berhati – hatilah anda dengan berandai -andai, berkhayal, berangan-angan yang nampaknya sepele tapi sebenarnya ini sungguh penyakit yang sangat berhaya.

Dengan berandai -andai, berkhayal, berangan-angan itu berarti mengharapkan sesuatu yang belum pasti , karena belum melaksanakan perbuatan .

Berandai -andai, berkhayal, berangan-angan itu merupakan perbuatan syaitan .

Wahai saudaraku hilangkanlah penyakit berandai -andai, berkhayal, berangan-angan ini karena bisa merusak akal dan fikiran manusia . Aklhirnya akal tidak bisa berfikir secara normal lagi .

Untuk mencegah penyakit ini adalah dengan yakin dan percaya terhadap takdir Allah .

Ingat dengan berandai -andai, berkhayal, berangan-angan yang salah bisa menimbulkan penyakit thoma’ , rakus , tamak . 

Wahai saudaraku Allah swt itu Maha Pengasih, Dia senantiasa memberi sesuatu buat hambaNya . Dia tidak membeda-bedakan hambaNya, semua hambaNya diberinya rezeki yang baik . 

Adapun setelah diberi rezeki lalu salah memanfaatkannya maka itu bukan salahNya tapi salah manusia itu sendiri .

Allah swt itu Maha Penyayang , semua hambaNya disayangi . Sungguh tak aseorangpun yang didzalimi . Namun kebanyakan manusia itu sendirilah yang banyak mendzalimi dirinya sendiri . 
( QS Yunus 44 ) .

Allah swt adalah perencana, pengatur dan pemberi ketetapan atas segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini .

Dia yang menghidupkan yang mati dan mematikan yang hidup. Yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam .

Sampai daun kering yang jatuh dari rantingnya juga Dia mengetahui.

Dia Maha Kaya , dengan kekayaanNya itulah Dia berikan segala sesuatu untuk mencukupi kebutuhan manusia.

Dia Maha Mendengar apa yang diucapkan hambaNya, apa yang dipohonkan hamba-Nya .

Dia maha Melihat apapun yang diperbuat hamba-hambaNya . Dial ah Raja di Raja yang sangat adil . 

Segala keputusannya telah diputuskan dengan adil , tidak ada yang diuntungkan maupun dirugikan baik di dunia maupun di akhirat .

Allah swt berfirman di dalam QS Al Mulk yaitu , “ Tabaa rokal ladzii biyadhil mulku wa huwa ‘alaa kulli syai in qodiir . Al Ladzii kholaqol mauta wal hayaata liyabluwakum ayyukum ahsanu ‘amalann . Wa huwal ‘aziizul ghofuur “ .

Yang artinya , “ Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun . QS Al Mulk 1 - 2 .

Rasulullah saw bersabda , “ Tafakkaruu fii kholqillaahi walaa tafakkaruu fillaahi fainnakum lan taqdiruu qod roh “

Yang artinya “ Kalian pikirkan atas makhluk ciptaan- Allah , dan jangan kalian pikirkan tentang dzat Allah , maka kalian akan dapat mencapai memikirkan atas kekuasaan Allah “

Rasulullah saw bersabda , “ Tafakkaru saa ‘atin khoirun min ‘ibaadati sab’iina sanah “

Yang artinya , “ Berfikir sejenak itu lebih baik daripada beribadah selama tujuh puluh tahun “ Al Hadits .

Dari penjelasan kedua ayat dan Hadits di atas kita harus yakin bahwa Allah swt itu Dzat Yang maha Mulia dan Agung .

Segala sesuatu yag terjadi di alam semesta ini berada dalam genggamannya , kaya , miskin, sesang susah, gembira sedih , lapang sempit, sulit mudah dst adalah sudah menjadi kehendakNya .

Semoga saja kita dijauhkan dari segala macam penyakit yang berbau angan – angan , harapan yang kosong, namkun kita mendapatkan suatu keyainan dalam hidup ini hanya dengan mentaati aturtan main Allah dan Rasul-Nya…. Aaaaamiin …. Walloohu a’lam bish showab…..

Barakalloohu fiikum ……

Wassalaamu’alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.

Sabtu, 05 Agustus 2017

ANCAMAN BERAT BAGI ORANG MUNAFIK

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.





Wahai saudaraku tingkatkanlah ketakwaan kita kepada Allah swt. Takwa merupakan salah satu amal yg bisa menyelamatkan kehidupan seseorang dunia akhirat. 

Dengan takwa seseorang bisa menjadi giat mengerjakan segala perintah Allah . Dengan takwa pula seseorang akan mampu menghindari larangan Allah .

Wahai saudaraku banyak2lah bersyukur kepada Allah swt atas segala nikmatNya yg telah diterimanya. 

Rahmat dan nikmatNya hanya akan Allah berikan kepada orang2 yang banyak bersyukur kepadaNya.  Taufik dan hidayah Allah hanya akan dilimpahkan kepada orang2 yang pandai bersyukur .

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad sawsebagai penghormatan kita kepada beliau .  Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah besarta para malaikat-Nya

Allah swt berfirman di dalam QS An Nisa : 137 – 138  yaitu

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا ثُمَّ آمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا ثُمَّ ازْدَادُوا كُفْرًا لَّمْ يَكُنِ اللَّهُ لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا لِيَهْدِيَهُمْ سَبِيلًا
(Sesungguhnya orang-orang yang beriman) kepada Musa, maksudnya orang-orang Yahudi (kemudian mereka kafir) dengan menyembah anak sapi (kemudian beriman) sesudah itu (lalu kafir lagi) kepada Isa (kemudian bertambah kekafiran mereka) kepada Muhammad saw. (maka Allah sekali-kali takkan mengampuni mereka)selama mereka dalam keadaan demikian (dan tidak pula akan menuntun mereka ke jalan yang lurus) atau benar.  QS  4 : 137

Wahai saudaraku melalui kedua ayat ini Allah swt jauh – jauh sudah memperingatkan kita  apa akibatnya bila kita selalu berbuat munafik. Itulah kasing saying Allah terhadap kita semua .

Firman Allah “ Sesungguhnya  orag2 yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman lagi , kemudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya , maka sekali – kali Allah tidak akan member ampunan kepada mereka “

maksudnya adalah bila kita tadinya kafir kemudian menjadi beriman, maka sudah teruskan, jangan robah lagi menjadi kafir . 

Awalnya kafir kemudian beriman berarti sudah tahu tujuannya apa , kalau tujuannya baik, maka hasilnya juga akan baik .

Setelah beriman kemudian berubah menjadi kafir kembali, berarti punya tujuan buruk, maka  hasilnya juga pasti buruk .

Saat diingatkan atau ditanyakan kenapa berbuat begitu ? Ternyata bukan menjadi sadar , bahkan semakin menambah kekafirannya . Maka dia jelas akan semakin buruk .

Kepada orang yang demikian maka Allah tidak akan mengampuninya , artinya pintu taubat dan ampunan sudah tertutup baginya. Akhirnya hidupnya selalu dalam kesesatan.


بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا
(Beritakanlah hai Muhammad kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih) yang menyakitkan yaitu siksa neraka.  QS 4 : 138

Melanjutkan ayat yang sebelumnya karena sifat orang munafik itu berimannya itu hanya untuk main-main, hanya untuk tujuan kepentingan keuntungan pribadinya

Maka Allah menurunkan ayat ini dengan berfirman kepada Nabi Muhammad saw untuk disampaikan kepada  manusiadi dunia ini yaitu , “ mereka akan mendapatkan siksaan yang pedih “

Bila sudah terjadi seperti itu , maka siapa lagi yang akan bisa membantu menolong mereka. Sungguh tidak ada, kecuali hanya Allah swt .

Sungguh amat besar sekali bahayanya bila kita berbuat munafik yaitu sering berdusta , berkhianat dan sering ingkar janji . Naudzubillahi min dzaalik .

Dari Jabir bin Zaid Rasulullah saw bersabda , “ Sesungguhnya La ilaaha illallaah itu adalah kata-kata yang dengaya Allahmempesatukan hati orang-orang mukmin . 
Barangsiapa yang membacanya dan mengikutinya dengan amal saleh maka dia salah seorang mukmin. 
Dan barangsiapa yang mengucapkannya dan dia mengikutinya dengan perbuatan atau dosa maka dia munafik “ Musnad Iman Rabi’
Allah swt berfirman di dalam QS An Nisa  145 yaitu

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا
(Sesungguhnya orang-orang munafik itu pada tempat) atau tingkat (yang paling bawah dari neraka) yakni bagian kerak atau dasarnya. (Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapatkan seorang penolong pun bagi mereka) yakni yang akan membebaskannya dari siksa.  QS 4  :  145 .

Semoga saja setelah membaca uraian ini Allah swt membukakan pintu hati kita yang selama ini telah tertutup. Sehingga kita menjadi sadar bahwa perbuatan munafik itu sungguh amat berbahaya dan kita segera merubahnya, mengantisipasinya yaitu

1.       Jangan mendekati perbuatan dusta . Mendekati saja sudah dilarang, apalagi melakukannya ;
2.       Bila kita berjanji , maka tepati. Bila tidak sanggup, maka jangan memberikan janji terhadap siapapun,karena hal itu merupakan harapan yang hampa ;
3.       Bila diberi amanah, maka harus dilaksanakan . Bila amanah itu berat menurut anda, maka anda bisa menolaknya . Lebih baik pahit sekarag , tapi manis di belakang. Daripada manis sekarang tapi ujung2nya pahit dan mencelakakan .


Subhanakalloohumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik …….  

Walloohu a’lam bish showab…..
Barakalloohu  fiikum ……  
Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh. 

AKHLAK YANG BAIK

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim .



Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Allah swt berfirman  yaitu , “ Wa lillaahil ‘izzatu walirasuulihii walil mu’miniina  “  

Yang artinya kemuliaan itu milik Allah “  Allah memberitahukan kepada kita bahwa kemuliaan itu adalah milikNya . Dia hanya akan berikan kepada para utusan Allah dan orang – orang yang beriman sesuai dengan kehendakNya ".  

Mohon maaf karena masih banyak orang – orang yang mengaku beriman , menyampaikan tentang kenebanaran namun hanya sekedar menyampaikan, akan tetapi sikap dan prilakunya justru banyak bertentangan  dengan lisannya . 

Rasulullah bersabda, “ Innamaa bu’its tu liutammima makaarimal akhlaaq “  
Yang artinya , “ Bahwasanya aku diutus  ( oleh Allah ) untuk menyempurnakan kemuliaan budi pekerti “  Al Hadist .  

Wahai saudaraku bila kita ingin berakhlak yang mulia maka ikutilah akhlak Rasulullah saw .  

Rasulullah saw bersabda, “ Barangsiapa yang ingin dimudahkan panjang umur dan diluaskan rezekinya , maka hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung tali kekeluargaan “  Al Hadist . 
Melalui  hadist ini memberitahukan kepada kita semua bahwa  Allah akan memudahkan segala urusan kita dan juga memanjangkan muru kita kita bila kita beriman dan bertakwa kepada Allah dan gemar bersilaturahmi . 

Semakin banyak yang kita silaturahmi atau kita kunjungi maka akan semakin banyak rezeki yang diberikan Allah . 

Semakin kita tingkatkan takwa kita kepada Allah maka Allah akan semakin dekat dengan kita. Bila Allah sudah dekat dengan kita maka Dia akan memberI kita rezeki yang tiba-tiba tak bisa diduga datangnya dari arah mana. Intinya rezeki itu tidak bisa dijangkau oleh akal fikiran kita .  
Semoga ini bermanfaat buat kita semua .   Aaaaammin

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

Wallaahu a’lam bish shawab
Barakallaahu fiikum

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

B E R S A B A R

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim .



Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Allah swt berfirman di dalam QS AlAshr 1 -  3  yaitu , 
“ Wal ‘ashri innal insaana lafii khusrin . Illal ladziina aamanuu wa’amilush shaalihaati watawaa shaubil haqqi watawaa shaubish shabri “  

Yang artinya , “ Demi masa ! Sesungguhnya manusia itu  pati dalam kerugian. Kecuali  orang – orang beriman , melakukan amal saleh, saling berwasiat dalam kebenaran dan kesabaran “  

Wahai saudaraku melalui ayat – ayat ini Allah swt bersumpah  terhadap waktu agar diketahui oleh kita semua sungguh amat berharga waktu itu . Waktu itu akan selalu bergerak maju, tidak pernah mundur. 

Waktu selalu bergerak teratur siang dan malam, tidak pernah lelah. Dan dengan waktu manusia tinggal memilih apakah termasuk golongan orang – orang yang merugi ataukah sebaliknya golongan orang – orang yang beruntung .  

Manusia akan termasuk golongan yang beruntung di sisi Allah bila  

1. Beriman dan bertakwa kepada Allah dan RasulNya . Menjalani segala perintahNya dan menjauhi laranganNya. Segala perintah dan laranganNya itu tertuang di dalamAl Qur’an dan sunnah Rasulullah saw ;  

2. Berbuat amal saleh, berbuat amal kebajikan yang Allah ridoi  ;  

3. Saling menasehati dalam hal kebenaran .  Ajaklah orang lain ke jalan yang benar dan ingatkan mereka bila berbuat kesalahan  ;  

4.  Bersikap sabar di dalam menjalankan ibadah , atau ketaatan, bersabar dalam kesusahan , bersabar dalam kesenangan , bersabar dalam mengendalikan hawa nafsu.  

Bersabar dalamketaatan maksudnya  saat menjalani perintah itu terkadang ada rasa rajin dan malas, namun tetap dalam istiqamah  baik dalam keadaan sempit maupun lapang . 

Sabar dalam kesusahan maksudnya disaat dalam kesusahan tidak ada kata keluhan , marah atau jengkel dsb,  akan tetapi tetap menjalani ibadah sebagaimana biasanya . 

Sabar dalam kesenangan maksudnya disaat lagi dalam suasana senang , tetap masih bisa menjaga dan mengendalikan hawa nafsunya, emosinya sehingga tidak menjadi lupa diri . 

Bersabar dalam mengendalikan hawa nafsunya maksudnya berusaha untuk tiak marah , mengeluh dsb bila menghadapi hal – hal yang tidak sesuai dengan seleranya . 

Itulah hal hal yang akan mendatangkan keuntungan bagi siapapun yang mau melaksanakannya. Sedangkanorang – orang yanag akan mendapatkan kerugian itu adalah  

1. Apa yang diperintahkan Allah dilanggarnya dan apa yang menjadi larangan Allah dilaksanakannya ;  

2.  Tidak mau berbuat kebajikan atau amal saleh  :  

3. Selalu menabarkan keburukan, kemasiatan, kezaliman, kejahatan dsb  ;  

4.  Senantiasa ceroboh dan tergesa – gesa dalam segala hal .  

Rasulullah saw bersabda , “ Sesungguhnya besarnya pahala itu bersama besarnya cobaan dan Allah swt apabila menyukai hambaNya , maka Dia mencobanya, jika ternyata sabar maka dipilih-Nyadan apabila dia rido, maka dipilihNya juga .”  Al Hadist . 

Wahai saudaraku melalui Hadist ini Rasulullah saw mengingatkan kita semua bahwa apabila Allah menyukai seorang hamba , maka Dia akan memberikan cobaan. 

Semakin berat cobaan , maka pahalanya akan semakin besar. Pahala akan diberikan oleh Allah apabila setiap cobaan yang datang itu senantiasa disikapi dengan sabar dan ikhlas rido menerima apa yang datang kepadanya walaupun tidak sesuai dengan selera hatinya, kartena yakin bahwa yang datang itu adlah merupakan takdir Allah untuknya. 

Apa yang datang itu sudah merupakan pilihan Allah yang terbaik baginya . Semoga saja kita semua termasuk ke dalam golongan orang – orang yang beruntung di sisiNya , bukan termasuk golongan orang – orang yang merugi . Aaaaamiin …. 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

Wallaahu a’lam bish shawab
Barakallaahu fiikum

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Jumat, 04 Agustus 2017

TENTANG BESAR DAN KECILNYA REZEKI

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim .



Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Wahai saudaraku  Allah swt memberikan rezeki itu tidak langsung matang , tapi membutuhkan proses Misalnya minta uang , maka tidak lasung uang . Uang bisa didapat setelah bekerja keras  . 

Meminta makan tidak lagsung memberi  makanan . Makanan bisa didapat setelah menanam terlebih dahilu .  

Minta minum tidak langsung memberi air. Tapi harus mencari dulu dimana ada sumber air, bila bertemu sumber air, maka barulah bisa minum dll.  

Jadi semua itu butuh proses. Proses itulah yang dinamakan ujian dan cobaan dari Allah swt.  

Wahai saudaraku banyak diantara manusia setelah bekerja keras, berusaha semampunya  di dalam mencari rezeki hanya memperoleh sedikit  sehingga terus menerus hidup dalam kekurangan . 

Namun ada sebagian orang yang terus dibanjiri harta sampai berlimpah.  

Dengan dua kejadian ini sebenarnya keduanya sedang dididik oleh Allah. Yang kekurangan dididik kesabaran, yang berlebih dididik untuk bisa saling berbagi kebahagiaan  menolong yang kekurangan. 

Bila yang miskin hanya marah2 melulu, sedangkan yang kaya malah menjadi kikir, disinilah keduanya akan menjadi orang celaka. 

Namun sebaliknya bila si miskin tetap bersabar sambil beribadah kepada Allah dan yang kaya menyedekahkan sebagian dari hartaNya kepada si miskin , maka itulah yang diharapkan oleh Allah dan RasulNya . Begitu pula dalam hal – hal yang lainnya .


Allah swt berfirman yaitu , “ Wa aataakum min kulli maa sa altumuuhu wa in ta’udduu ni’matallaahi laa tuhshuuhaa innal insaana ladzaluumun kaffaar “   

Yang artinya , “ Dan Dia telah memberikan kepadamu (  keperluanmu  ) dari segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya . Dan jika kamu menghitung nikmat Allah , tidaklah dapat kamu menghinggakannya . Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari ( nikmat Allah ) “ .  QS Ibrahim  34 .

KESIMPULAN DAN HIKMAH .

Dari uraia di atas maka kita dapat mengambil beberapa poin penting sebagai pembelajaran untuk kita yaitu :

1.       Semua rezeki  yang disediakan oleh Allah swt  masih dalam bentu bahan baku , belum bahan jadi
2.       Untuk merubah bahan baku menjadi bahan jadi itu membutuhkan proses  ;
3.       Proses itu adalah merupakan bentuk ujian dan cobaan dari Allah  swt  ;
4.       Kebanyakan manusia inginnya sudah dalam betuk bahan jadi , tidak mau melalui proses ;
5.       Andaikan butuh proses juga mintanya yang instant , segalanya serba cepat ;
6.       Sesuatu yang instant itu sudah jelas hasilnya tidak akan sempurna atau kurang baik mutunya ;
7.       Allah swt membagikan rezeki itu kepada setiap manusia itu berbada – beda  ;
8.       Besar dan kecilnya rezeki yang diterima oleh manusia itu sudah yang terbaik menurut Allah swt ;
9.       Oleh karena itu apapun rezeki yang didapat harus disyukuri oleh manusia bukan diingkarinya.

Demikianlah  penjelasan tentang masalah rezeki dan proses  untuk mendapatkan rezeki , serta  hasil yang diperoleh manusia setelah melaksanakan proses yang sudah menjadi aturan kehidupan manusia .

Semoga uraian ini bisa membuka mata hati kita semua yang selama ini telah tertutup.  Aaaammin
Wallahu ‘alam bish shawab

Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika .

Barakallaahu fiikum

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

ANCAMAN BAGI YANG MENYALAH GUNAKAN PEMBERIAN ALLAH SWT

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim .





Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Wahai saudaraku  janganlah kita berbangga diri dengan kesuksesan yang telah kita raih. Kesuksesan tersebut merupakan rezeki dari Allah swt sebaiknya syukurilah hal itu dengan cara memanfaatkannya untuk hal – hal yang disukai oleh Allah swt.

Sebaliknya bagi yang mendapatkan rezeki kecil sehingga hidupnya dalam keadaan susah dan menderita , janganlah bersedih hati dan mengeluh , sebaiknya bersabarlah dan tetap istiqamah dalam beribadah , yakinlah karena hal itu tidak akan berlangsung selamanya .

Celakalah bagi mereka yang sudah diberi kekayaan lalu hanya ditimbun , tidak mau mengeluarkan sebagian rezekinya untuk dibagikan kepada mereka yang lemah . 

Allah swt berfirman yaitu , “ Wailun likulli humazatin lumazah . Al ladzii jam’amaa lan wa’ad dadah . Yahsabu anna maa lahuu akhladah . Kalla layun bandanna fil huthamah . Wa maaa adraaka mal huthamah “  

Yang artinya , “  Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela yang mengumpulkan dan menghitung – hitungnya , dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya , sekali – kali tidak !  Sesungguhnya dia benar – benar akan dilemparkan ke dalam ( neraka ) Hutamah “  
QS Al Humazah :  1  -  4  

Wahai saudaraku melalui ayat ini Allah memberitahukan kepada kita semua bahwa

1.       Orang yang kerjaannya mengumpat , menghina , merendahkan orang lain  maka akan celaka  ;
2.       Orang yang kerjaannya suka mecela orang lain maka akan celaka  ;
3.       Orang yang suka menimbun harta benda  maka akan celaka  ;
4.       Orang yang menghitung – hitung ( untung rugi ) , kikir, bakhil  maka akan celaka  ;
5.       Harta benda itu tidak akan membuat kekal hidupnya di dunia  ;
6.       Bagi para pengumpat, pencela, penimbun harta, kikir semuanya masuk neraka Hutamah .

Semoga uraian ini bisa membuka mata hati kita semua yang selama ini telah tertutup.  Aaaammin
Wallahu ‘alam bish shawab

Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika .

Barakallaahu fiikum

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

MEMPERBAIKI KEDUA ORANG TUA ( NASIHAT LUKMAN )

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim .





Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Allah swt  berfirman yaitu , “ Wa’budullaaha walaa tusyrikuu bihi syai an wabil wa lidaini ihsaanan wabidzil qurbaa wal yataamaa wal masaakiini wal jaaridzil qurbaa wal jaaril junubi wash shaa hibi biljan bi wab nis sabiili wamaa malakat aimaa nukum innallaaha laa yuhibbu man kaa na mukhtaa lan fakhuuran “  

Yang artinya , “  Dan beribadahlah kepada Allah kepada Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun . Dan berbuat baiklah kalian kepada kedua orang tua, sanak keluarga, anak-anak yatim , orang – orang miskin, tetangga yang dekat dan yang jauh , kawan sejawat, ibnu sabil , dan hamba sahaya kalian sesungguhnya Allah tidak menyukai orang – orang yang sombong dan membangga-banggakan diri “  

Wahai saudaraku melalui ayang Allah memerintahkan kepada kita semua juga sekaligus memberikan peringatan yaitu  

1.  Beribadahlah kepada Allah swt , jangan mempersekutukan-Nya  ; 

2. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua karena tidak mungkin adanya kita bila tidak ada orang tua ; 

3. Berbuat baiklah kepada sanak keluarga , jangan memusuhi mereka ;  

4. Berbuat baiklah kepada anak-anak yatim, santunilah mereka dan lebih baik lagi peliharalah mereka bila anda mampu ;  

5. Tolong-tolonglah orang – orang miskin , bila anda tidak bisa menolong maka janganlah anda menyakitinya ;  

6. Hormatilah tetangga anda baik yang dekat maupun yang jauh. Baik buruknya anda itu tergantung kepada baik buruk penilaian para tetangga anda terhadap anda  :  

7. Hargailah teman sejawat anda , jangan sampai anda menyakiti hatinya ;  

8 . Hormatilah para ibnu sabil , karena mereka selalu berjuang di jalan Allah wt ;  

9 . Kasih sayangilah para hamba sahaya  ( para pembantu anda ) karena mereka juga membantu meringankan pekerjaan anda  ; 

10 . Hilangkanlah sifat sombong yang ada dalam diri , karena kesombongan itu hak mutlak milik Allah ; 

11 .  Janganlah anda berbangga diri karena semua yang anda miliki itu adalah atas bantuan Allah semua dan juga atas pemberian-Nya. 

Ingat anda tidak memiliki apapun, termasuk anda juga adalah milikNya, titipan-Nya. Bila oleh yang memberi atau yang menitipkan itu diambil , maka anda tidak bisa menolaknya .   

Rasulullah saw bersabda, “ Barangsiapa yang menghormati tetangganya , maka dia wajib masuk surga dan barangsiapa yang menyakiti tetangga , maka Allah dan malaikat-Nya serta semua orang yang melaknatinya  “ .  Semoga saja uraian ini bermanfaat buat kita semua …. Aaaaammin

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

Wallaahu a’lam bish shawab
Barakallaahu fiikum

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...