Minggu, 22 Juli 2018

211 . PERGI KE MASJID DI PAGI BUTA .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Rasulullah saw bersabda,

“ Berikanlah kabar gembira bagi orang-orang yang berjalan di dalam kegelapan untuk menuju masjid, mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat.”

(HR Abu Dawud)

Rasulullah saw juga bersabda,


“ Barangsiapa yang pergi ke masjid atau pulang dari masjid, niscaya Allah akan persiapkan baginya tempat tinggal di dalam surga setiap kali dia pergi dan pulang.”

(HR Bukhari dan Muslim)

Melalui kedua Hadist ini Rasulullah saw menjelaskan bahwa siapapun akan mendapatkan cahaya yang sempurna dari Allah bila senantiasa shalat berjama’ah di masjid, khususnya shalat Subuh .

Karena shalat subuh itu suasananya masih dalam gelap ,dan waktu Subuh itu saat enak dan nikmatnya tidur karena lelahnya bekerja sepanjang siang .

Padahal bila Allah dan RasulNya membuka keutamaan melaksanakan shalat Subuh secara berjama’ah di Masjid , maka masjid – masjid akan dipenuhi dengan jama’ah . Terutama shaff terdepan sampai urutan shaff yang ketiga setelah imam .


Bahkan yang sakitpun tetap akan datang me masjid dengan jalan merangkak hanya untuk melaksanakan berjama’ah shalat Subuh .

Dan bagi yang bukan kerja kantoran biasanya mereka baru pulang ke rumahnya setelah melaksanakan shalat Dhuha di masjid .

Jadi sehabis waktu shalat Subuh sampai waktu Dhuha dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah lainnya seperti berdzikir , bertafakur atau sejenisnya .

Bila ingin melihat orang yang beriman maka lihatlah para jama’ah shalat Subuh . Akan tetapi bila anda ingin melihat orang Islam maka anda bisa melihat mereka saat melaksanakan shalat Idul Fitri dan Idul Adha .

Bila apa yang telah diuraikan di atas dikerjakan oleh kita mudah – mudahan kita menemukan jalan untuk menuju rido Allah  .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua .

Selasa, 17 Juli 2018

210 . KEUTAMAAN HARI JUM’AT .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Rasulullah saw bersabda ,

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ


"Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling afdhal adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga ditiup sangkakala dan akan terjadi kematian seluruh makhluk. . . . "

(HR. Abu Dawud)

Wahai saudaraku Allah memberikan nama – nama hari itu ada tujuh , dan semuanya  itu baik . 

Namun Rasulullah saw memberikan keistimewaan khusus untuk hari Jum’at . Kenapa seperti itu ?

Karena di Hari Jum’at Nabi Adam as dilahirkan . Dan di Hari Jum’at pula Nabi Adam as diwafatkan oleh Allah .

Kemudian di Hari Jum’at pula kelak sangkakala akan ditiup sehingga seluruh makhlk yang bernyawa semuanya mati .  

Artinya terjadinya Hari Kiamat adalah Hari Jum’at .

Kemudian Rasulullah saw memerintahkan kita semua agar banyak – banyak mengirimkan shalawat kepada beliau .

Karena dengan shalawat tersebut Allah akan memberikan syafaatNya khusus untuk umat Nabi Muhammad saw. Jadi jangan disalah artikan bahwa

Yang menolong kita kelak di Hari Kiamat itu adalah syafaat Nabi Muhammad , karena saat berada di dunia kita rajin berkirim shalawat kepada beliau .

Nabi Muhammad tidak bisa membantu kita , tapi Allah lah yang akan membantu kita karena kita mau berkirim shalawat kepada beliau .

Kemudian rajin – rajinlah shalat malem di malem Jum’atnya karena pintu pengabulan do’a dan pintu taubat terbuka lebih lebar dan lebih luas dari biasanya .

Namun sayangnya masih banyak malem Jum’at justru disalah artikan oleh sumber yang sangat menyesatkan orang Islam .

Dimana dikatakan bahwa malem Jum’at itu merupakan sunnah rasul untuk mengadakan hubungan suami istri . Sungguh ini kami belum menemukan hadistnya .

Kemudian ada lagi kalau malem Jum’at khususnya malem Jum’at Kliwon pergi berkunjung ke kuburan para wali atau orang – orang saleh , hanya sayang niat mereka banyak yang tidak lurus.

Bukannya datang ke kuburan yang dikunjungi itu untuk mendo’akan saja, akan tetapi justru pengunjung banyak meminta itu adalah untuk urusan duniawinya .

Jadi bukannya untuk tafakur bahwa suatu saat mereka akan menyusul , lalu sepulang dari kuburan terus meningkatkan amal ibadahnya sebagai persiaan bekal untuk akhiratnya , sama sekali tidak.

Atau minimalnya para pengunjung itu mengikuti jejak langkah yang sudah dilakukan oleh almarhum atau almarhumah , yang baiknya jalani dan yang kurang baiknya tinggalkan .

Oleh karena itu kita jangan sampai tertipu hanya asal ikut – ikutan saja yang akhirnya amal yang telah capek kita kumpulkan akan hilang dalam sekejap hanya karena ikutan berziarah tapi sudah salah niat . Ibadahnya sudah bercapur dengan kemusyrikan .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

209 . PERGI KE MASJID DI PAGI BUTA .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Rasulullah saw bersabda,

“ Berikanlah kabar gembira bagi orang-orang yang berjalan di dalam kegelapan untuk menuju masjid, mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat.”

(HR Abu Dawud)

Rasulullah saw juga bersabda,


“ Barangsiapa yang pergi ke masjid atau pulang dari masjid, niscaya Allah akan persiapkan baginya tempat tinggal di dalam surga setiap kali dia pergi dan pulang.”

(HR Bukhari dan Muslim)

Melalui kedua Hadist ini Rasulullah saw menjelaskan bahwa siapapun akan mendapatkan cahaya yang sempurna dari Allah bila senantiasa shalat berjama’ah di masjid, khususnya shalat Subuh .

Karena shalat subuh itu suasananya masih dalam gelap ,dan waktu Subuh itu saat enak dan nikmatnya tidur karena lelahnya bekerja sepanjang siang .

Padahal bila Allah dan RasulNya membuka keutamaan melaksanakan shalat Subuh secara berjama’ah di Masjid , maka masjid – masjid akan dipenuhi dengan jama’ah . Terutama shaff terdepan sampai urutan shaff yang ketiga setelah imam .


Bahkan yang sakitpun tetap akan datang me masjid dengan jalan merangkak hanya untuk melaksanakan berjama’ah shalat Subuh .

Dan bagi yang bukan kerja kantoran biasanya mereka baru pulang ke rumahnya setelah melaksanakan shalat Dhuha di masjid .

Jadi sehabis waktu shalat Subuh sampai waktu Dhuha dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah lainnya seperti berdzikir , bertafakur atau sejenisnya .

Bila ingin melihat orang yang beriman maka lihatlah para jama’ah shalat Subuh . Akan tetapi bila anda ingin melihat orang Islam maka anda bisa melihat mereka saat melaksanakan shalat Idul Fitri dan Idul Adha .

Bila apa yang telah diuraikan di atas dikerjakan oleh kita mudah – mudahan kita menemukan jalan untuk menuju rido Allah  .

Semoga ini bermanfaat untuk kita semua .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Selasa, 10 Juli 2018

208 . BAHAYANYA BANGUN TIDUR .


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Untuk menjaga kesehatan agar tubuh tetap sehat , maka perlu manusia itu tidur . Setelah siang harinya atau sebelumnya telah bekerja keras untuk meraih rezeki .

Akan tetapi Allah sangat membenci manusia bila saat bangun tidur , langsung yang dipikirkan hanya duniawi saja.

Bagi mereka yang selalu memikirkan duniawi saat bangun tidur , maka Allah swt menetapkan empat macam kesengsaraan .

Kesengsaraan macam apakah yang Allah berikan kepada mereka itu ?  Kesengsaraan itu adalah :

1.Dirinya tidak bisa lepas dari kerjaan duniawinya , sampai tidak ada waktu lagi kesempatan untuk memikirkan bekal hidup untuk kebutuhan akhiratnya  ;

2. Dirinya selalu sibuk siang dan malam dengan duniawinya , sehingga tidak ada waktu istirahat sama sekali. Tidurpun sering tidak di kamar tidurnya, tapi di jalan sambil naik mobil, kereta , pesawat terbang, kapal laut . Yang tergambar di benaknya hanya uang dan keuntungan hasil usahanya . Sehingga tidak terfikirkan sama sekali untuk meraih keuntungan akhirat . Rumah tempat tinggalnya dibangun semegah mingkin, sehingga melupakan rumah kuburan yang sudah disediakan oleh Allah itu bangunannya seperti apa .

3. Hidupnya selalu kurang , kurang dan kurang . Semakin besar penghasilan, semakin besar pula pengeluaran . Sehingga kekurangan yanag ada di benaknya itu semakin bertambah ;

4. Selalu berangan – angan , berandai – andai terlalu tinggi , sehingga sangat sulit untuk menggapainya .

Untuk mengantisipasinya , maka harus melakukan empat hal berikut ini yaitu

1.Utamakan memikirkan bekal hidup akhiratnya dengan memanfaatkan duniawi yang telah Allah berikan kepadanya ;

2. Persiapkan bekal akhirat sebaik mungkin agar kelak disana tidak sengsara dan menderita dengan harapan semoga apa yang akan di dapat diakhirat itu akan jauh lebih baik dari apa yang diperolehnya di dunia saat ini  ;

3. Hidup dengan bersikap qana’ah , artinya bersyukur kepada Allah , menerima apa adanya  tidak ada protes sedikitpun kepada Allah , kurang itu dan ini .  Caranya adalah memanfaatkan semua kenikmatan itu untuk kebutuhan akhiratnya kelak  ;

4. Tidak mau berangan – angan tapi hidup secara nyata dengan memanfaatkan apa yang ada, dan bisa menumbuh kembangkan yang ada itu agar bisa lebih banyak lagi manfaatnya baik untuk kebutuhan dunianya maupun untuk kebutuhan akhiratnya .

Semoga ini bermanfaat untuk kita semuanya . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

207 . TIGA GOLONGAN YANG DITOLAK OLEH SURGA .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.


Menurut Imam Al Ghazali dalam bunya Ihya Ulumidin menjelaskan bahwa ada tiga golongan manusia dunia saat berada di akhirat ditolak oleh surga untuk memasukinya .

Siapakah ketiga golongan tersebut ?  Mereka adalah

1.Manusia yang selama hidupnya selalu meminum minuman keras , atau minuman yang memabukkan ;

2. Manusia yang memutuskan hubungan silaturahmi  ;

3. Manusia yang mengakui dan membenarkan sihir, ucapan paranormal atau para dukun .

Untuk menghindari hal tersebut maka manusia harus melakukan tiga hal berikut ini :

1.Jangan meminum minuman yang diharamkan oleh Allah  ;

2. Rajin bersilaturahmi dengan siapapun sambil menebarkan salam  ;

3. Jangan percaya kepada ilmu sihir, ucapan paranormal dan para dukun .

Semoga ini bermanfaat untuk kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

206 . BIASAKANLAH SETELAH BERWUDHU LALU SHALAT DUA RAKA’AT .

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Rasulullah saw bersabda  ,

”Tidaklah seorang muslim berwudhu’ 
lalu dia baguskan wudhu’nya, 
kemudian dia berdiri shalat dua raka’at 
dengan menghadapkan hatinya dan wajahnya 
pada kedua raka’at itu, 
melainkan surga wajib baginya.”

(HR Muslim)

Melaksanakan wudhu dengan sempurna saja sudah merontokkan dosa – dosa bagaikan rontoknya daun kering dari rantingnya .

Apalagi ditambah dengan melaksanakan shalat sunnah wudhu sebanyak dua rakaat maka akan jauh lebih sempurna lagi .

Namun sungguh sangat disayangkan masih banyak manusia yang belum mau melaksanakannya , mungkin baginya masih merasa berat karena masih terlalu condong dengan urusan dunianya .

Padahal sudah dicontohkan oleh Bilal . Bilal itu dalam pengetahuan agamnya amat kurang . Namun beliau memiliki sifat jujur . Kerjanya hanya menjadi tukang adzan dan iqamah untuk melaksanakan shalat berjamaah bersama Rasulullah saw .

Beliau setiap habis berwudhu tidak pernah meninggalkan shalat sunnah wudhu , dan kepada kita sekalian sudah diberitahukan bahwa , walau Bilal masih di alam kubur, namun sandalnya bilal sudah sampai di surganya Allah swt .

Kebanyakan dari kita semua hanya menginginkan surganya Allah , akan tetapi kita tidak mau berbuat atau melangkah untuk mendekatinya .

Manusia pandai membaca do’a Rabbana aatinaa fidunyaa hasanah [ Ya Allah berilah kami kebaikan di dunia ] , tapi dirinya bukan menanamkan kebaikan justru banyak berbuat dusta , ghibah, sombong , ego , kikir , hasud, iri , dengki . Apakah ini semua cocok dengan do’a yang dipanjatkan ?

Bila tidak cocok, lalu maksud membaca do’a robbanaa aatinaa fiddunya hasanah itu apaan ?  Apakah itu bukannya suatu perbuatan dusta ?  Kalau sudah dusta lalu hukumna apaan ?

Apakah itu menghormati Allah karena kita berdo’a itu memintanya kepada Allah , ataukah hanya gurau dengan Allah , ataukah hanya pura – pura menjadi orang baik di hadapan Allah ?

Maaf pertanyaan – pertanyaan itu keras , jelas dan tegas khususnya untuk diri saya sendiri . Sudahkah kita berbuat seperti yang diuraian penjelasannya tadi ?

Sekarang masalah shalat saja apakah kita sudah faham semua artinya sejak awal takbiratul ikhram sampai diakhiri dengan salam ?  Bila belum lalu shalat kita kualitasnya seperti apaan ?

Di Al Fatihah jelas bahwa kita hanya menyembahNya dan memohon pertolonganpun hanya kepadaNya .

Pada duduk antara dua sujud do’anya lengkap untuk mencukupi segala kebutuhan hidup di dunia sampai akhirat  .

Kalau Allah masih belum mengabulkan juga lalu ada apa dalam diri kita , apakah kualitas shalatnya sudah benar menurut Allah , apakah shalat kita sudah sesuaidengan kehendak Allah ? 

Silahkan jawab sendiri dengan nurani anda. Karena kalau nurai pasti benarnya. Berbeda dengan hati masih banyak syaitannya .

Bila apa yang telah diuraikan di atas dikerjakan oleh kita mudah – mudahan kita menemukan jalan untuk menuju rido Allah  .

Semoga uraian ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Rabu, 04 Juli 2018

205 . KENAPA ROSULULLAH MENYURUH MEMATIKAN LAMPU KETIKA HENDAK TIDUR ?


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku Rasulullah saw berpesan

" Padamkanlah lampu di malam hari  apabila kamu akan tidur, tutuplah pintu,
tutuplah rapat-rapat bejana-bejana dan tutuplah makanan dan minuman " 

(HR. Muttafaq'Alaih).

Rasulullah mensabdakan itu lebih dari 14 abad yang lalu.


Ternyata, di abad modern ini baru diketahui manfaat medis dari tuntunan Rosulullah SAW. untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur.

Ahli biologi Joan Robert mengungkapkan bahwa tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin ketika tidak ada cahaya.

Hormon melatonin ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker payudara dan kanker prostat. 

Orang yang tidur dalam kondisi gelap, maka tubuhnya bisa memproduksi hormon ini.

Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari, sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melatonin terhenti.

Pentingnya tidur di malam hari dengan mematikan lampu juga diteliti oleh para ilmuwan dari Inggris. 

Peneliti menemukan bahwa ketika cahaya dihidupkan pada malam hari, bisa memicu ekpresi berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan dengan pembentukan sel kanker.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia yang diadakan di London juga menyatakan bahwa orang bisa menderita kanker 

akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Subhaanallaah... Demikian luar biasa  tuntunan Rosulullah SAW. Setelah  berabad-abad, hikmah medisnya baru  terungkap.   Wallaahu A’lam Bish Shawab.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.


461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...