Senin, 02 April 2018

48 . MUSIBAH PELEBUR DOSA .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Rasulullah saw bersabda  ,  
“ Tidaklah seorang muslim tertimpa kecelakaan, kemiskinan, kegundahan, kesedihan, kesakitan maupun keduka-citaan bahkan tertusuk duri sekalipun, niscaya Allah akan menghapus dosa-dosanya dengan apa yang menimpanya itu.” 
HR. Bukhari  .

Melalui Hadist ini Rasulullah saw mengingatkan nkita bahwa bila hidup inginnya senang terus maka itu bukan hidup namanya .

Sebaliknya bila hidup selalu susah terus itu bukan hidup namanya . Hidup yang benar itu antara susah dan senang akan dating silih berganti seperti bergantinya antara malam menjadi siang dan siang menjadi malam.

Jadi bila anda hidup dalam keadaan senang , banyak – banyaklah bersyukur kepada Allah dengan cara manfaatkanlah emberian Allah itu untuk hal – hal yang berguna, yang membawa kebaikan dan yang disukai oleh-Nya .

Sebaliknya bila anda ditimpa musibah kecelakaan . kemiskinan , keresahan , kegelisahan , ketakutan , kekhawatiran , saki atau duka cita , atau yang sederhana tertusuk oleh duri , maka janganlah mengeluh , bersabarlah , karena hal itu sudan menjadi ketentuannya terhadap anda dari Allah .

Allah melakukan hal itu hanya ingin menguji anda adakah rasa sadar dirinya bahwa hidup ini ada yang mengatur dan menentukan segalanya .

Sadarkah bahwa apa yang dilakukannya dan semua keberhasilannya itu semua adalah atas bantuan Allah . Karena banyak manusia yang lupa diri saat dikasih kesenangan dan banyak yang berputus asa saat diberi kesusahan .

Semoga kita kita menjadi manusia yang penyabar agar memperoleh ampunan atas segala dosa dosa kita dari Allah dan menghapus segala kesalahan kita . 

Insya Allah . Aaaaamiin.

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

47. SAKIT PELEBUR DOSA.


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Rasulullah saw bersabda 

" Tidak ada seorang muslim yang tertimpa cobaan berupa sakit maupun selainnya, melainkan dihapuskan oleh Allah Ta'ala dosa-dosanya, seperti sebatang pohon yang menggugurkan daunnya." 

(HR. Muslim)

Kenapa anda harus merasa sakit hati dan kecewa saat ditinggalkan oleh pacarnya, padfahal belum ada ikatan resmi .

Kenapa anda harus mengeluh karena hidup dalam kemiskinan , tengok orang yang kehidupannya lebih susah dari anda di sekitar anda itu banyak .

Kenapa anda merasa bersedih karena sampai saat ini belum mendapatkan jodoh, padahal jodoh itu adalah ketetntuan Allah. Sudahkah anda mendekati – Nya ?

Kenapa anda harus stress gara – gara di PHK di perusahaan tersebut , padahal anda tidak punya salah . Artinya anda kerja di situ sudah dianggap cukup. Tinggal minta saja ke Allah gantinya , karena hanya Dia yang bisa menolong anda.

Kenapa harus menjadi pusing segala bahan pokok pada naik, selama anda masih bisa membeli artinya semuanya masih murah . Anda boleh bilang mahal kalau sudah tidak mampu membelinya .

Kenapa harus khawatir tentang rezeki, rezeki itu bukan urusan anda, tapi itu adalah sudah menjadi kerjaan Allah . 

Jadi anda tidak usah turut campur kerjaan-Nya , emangnya anda ingin menjadi Allah ?.

Terimalah apa yang datang  kepada anda, dan syukurilah itu . 

Hiduplah sederhana , jangn iri terhadap rezeki orang lain . Insya Allah dosa – dosa anda diampuni Allah , rontok bagaikan rontoknya daun kering dari ranting batang pohon . 

Dan semua kesalahan anda akan dihapuskan seoperti debu2 debu yang ada di atas batu, kemudian disapu oleh air hujan yang turun dari langit .

Subhanallah . Siapa yang bisa berbuat seperti itu, sungguh tidak ada yang mampu kecuali hanya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan semesta alam .

Jadi apapu yang datang kepada anda walaupun itu pahit , bila diterima dengan ikhlas , maka Insya Allah anda akan mendapatkan pagala dariNya.

Tapi bila disambut dengan keluhan, penasaran, kejengkelan, kemarahan , maka anda tidak akan mendapatkan pahala apapun.

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

46. JANGAN MENJADI ORANG MUNAFIK


Assalamu'alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai Saudaraku salah satu keajiban kita sebagai umat Islam adalah melaksanakan shalat sebanyak 17 raka’at sehari semalam dalam lima waktu yaitu Subuh , Dzuhur , Ashar , Maghrib dan Isya .

Shalat adalah merupakan rukun kedua dalam rukun Islam setelah kita membaca dua kalimat syahat yakni syahadat Tauhid “ Asyhadu anlaa ilaaha illallaah “ an syahadat Rasul yaitu, “ Wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah “.

Jadi bila kita sebagai orang Islam amsih belum melaksanakan shalat artinya Islamnya masih sebatas di lisan saja . Sama saja dengan orang yang berdo’a meminta sesuatu tapi tidak ada usaha , maka hasilnya akan sia – sia.

Namun ada lagi perbuatan yang lain yang dianggap sebagai pencuri paling busuk  apakah itu ? Pencuri sahalat .  Seperti apakah pencuri shalat itu ? Mari kita simak Hadist berikut ini .

Dari Hasan Al Basri  ra bahwasanya 

Rasulullah saw pernah bersabda , “ Apakah kalian mau jika kuberitahu tentang sebusuk – busuk pencurian ? “  
Jawab sahabat , “ Ya , suka Rasulullah !” 
Kemudian Rasulullah saw melanjutkan , “ Yakni orang yang mencuri dalam shalatnya “ 
Sahabat bertanya lagi , “ Bagaimana bentuk mencuri dalam shalat itu , ya rasulullah ? “  
Beliau saw menjawab , “ Ialah orang yang ruku’ dan sujudnya tidak disempurnakan [ tidak ada tuma’ninah ] “

Wahai saudaraku apakah kita juga berbuat seperti itu , karena ingin segera selesai shalatnya ? Bila IYA maka kitapun sama disebut sebagai pencuri yang paling busuk .

Dan bila kita sudah mengetahui hal ini , apakah kita akan meneruskannya ?  Bila iya itu tandanya hati kita sedang ditimpa penyakit busuk .

Di akhirat jangan kaget karena ada sekelompok orang yang menyatakan dirinya dermawan , dirinya mati dalam keadaan syahid, dirinya ahli ibadah, dirinya rajin mengeakkan ceramah, rajin mengerjakan shalat, semuanya itu ditolak oleh Allah swt . 

Semua amalnya seperti kumpulan kertas, , lalu dikepal ditangan Allah kemudian sambil dilemparkan semua amal tersebut Allah berkata , 

“ Inilah semua amal kamu , AKU tidak sudi menerimanya, karena semua itu bukan untukKU tapi karena kamu mengharapkan pujian, sanjungan dan imbalan dari manusia “  Astaghfirullah , spakah kita juga akan seperti itu. Wallaahua’lam.

Oleh karena itu saudaraku, marilah kita laksanakan takwa kita terhadap Allah swt, sesuai dengan petunjuk yang disampaikan oleh Rasulullah saw. 

Tidak usah ditambahi atau dikurangi , karena kahwatirnya yang tadinya benar malah jadi salahnya .

Semoga ini bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .     

45 . HIDUP UNTUK MENGUMPULKAN AMAL


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim. 

Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Bersegeralah engkau sekalian untuk melakukan amalan-amalan - yang bagus-bagus - sebelum datangnya bermacam-macam fitnah yang diumpamakan sebagai potongan-potongan dari malam yang gelap gulita."

Hidup itu singkat , maka manfaatkan hidupmu sebelum datang kematianmu.

Hidup itu untuk berbuat , maka berbuatlah semampumu sebelum anda tidak bisa berbuat apapun .

Hidup itu untuk mengumpulkan bekal akhirat , maka carilah bekal sebanyak mungkin , karena bila dunia sudah ditinggalkan maka kita tidak bisa kembali ke dunia lagi .

Hidup itu indah , maka janganlan dirusak hanya karena memperturutkan hawa nafsu saja .

Hidup itu untuk beribadah , maka beribadahlah sesuai dengan kemampuan anda masing - masing .

Carilah bekal untuk akhirat anda berupa amal kebajikan , amal saleh, dan ibadah lainnya yang diridoi oleh Allah swt .

Amal yang diridoi itu seperti apa ?

Yaitu setiap ucapan dan perbuatan itu ikhlas karena Allah dan hanya untuk Allah swt.

Ikhlas karena Allah dan hanya untuk Allah itu seperti apa ?

Apapun yang dilakukan dan yang diucapkan tidak tercampuri dengan urusan duniawi pribadi anda , akan tetapi semuanya hanya untuk Allah swt .

Kenapa harus seperti itu, kan kita hidupnya di dunia , maka kita butuh duniawi ?

Allah tahu akan hal itu , dan semua makhlukNya sudah dijamin rezekinya . Jadi kita tidak usah turut campur urusan Allah .

Urus saja diri kita sendiri , apakah ibadah yang dikerjakan itu sudah sebaik atau sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Allah dan Rasul-Nya ?

Apakah kita didalam menjalani kehidupan di dunia ini sudah mengikuti petunjuk Al Qur'an ataukah belum ?

Bila anda masih belum yakin apakah hal itu benar , maka mari kita hayati firman Allah di dalam QS Yunus [ 10 ]  :  44  yaitu 

" Innallooha yadzlimun naasa syai an walaa kinan naasa anfusahum yadzlimuun  "

Yang artinya adalah ,

" Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikitpun , tetapi manusia itulah yang menzalimi dirinya sendiri "

Jadi melalui ayat ini jelas bahwa Allah sangat menyayangi hamba-hambaNya . Dia tidak pernah menyakiti semua hambaNya , mencukupi segala kebutuhannya , melindunginya dari segala keburukan , dan menyelamatkannya dari berbagai macam bahaya , bila manusianya mentaatiNya, tunduk dan patuh serta bertakwa kepada-Nya .

Oleh karena itu bila terjadi keburukan yang menimpa kita , apakah itu berupa penyakit , kesulitan, musibah dll , maka itu adalah hasil perbuatan kita sendiri .

Janganlah anda melemparkan mencari kesalahan pada orang lain , gara - gara orang lain , dikejai oleh orang lain sehingga terjadi seperti sekarang ini .

Tapi kaji dirilah , koreksilah diri sendiri , ada masalah apa dengan diri kita . Karena masalah tidak datang begitu saja . Pasti ada penyebabnya .

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh . 

44 . DIAM ADALAH AKHLAK MULIA .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Rasulullah saw bersabda , 

“  Diam itu adalah tuannya akhlaq mulia dan siapa yang bercanda maka dia akan diremehkan “  

HR Ad-Dailami

Wahai saudaraku bila anda bertemu dengan orang yang banyak diam itu jangan langsung anda menuduh bahwa dia itu orang sombong . Karena dia enggan berbicara dengan anda .

Perhatikan baik – baik saat dia itu bicara isinya apa , kalau banyak yang bermanfaatnya , maka dia itu sungguh berakhlak mulia.

Dia tidak mau berbicara yang tidak bermanfaat . Jadi bila dia bersama anda , kemudian  anda banyak bicara , dia lebih senang menjadi pendengar setia , tapi tidak meninggalkan anda, agar anda tidak tersinggung .  Namun dia masih bersama anda. 

Dan dia baru bicara bila memang itu diperlukan . Kalau tidak paling juga dia hanya mesem saja, atau menganggukan kepalanya tanda setuju , padahal hati kecilnya menolak ucapan anda.

Hindarilah berbicara yang tidak perlu , biasanya dalam bentuk canda. Karena bercanda itu pasti akan lebih banyak bicara dustanya daripada benarnya .

Semoga saja kita sejak saat ini sudah muali mengendalikan bicaranya yaitu lebih baik diam daripada berbicara yang tidak ada manfaatnya .

Semoga bermanfaat 

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.


LAIN DI BIBIR LAIN DI HATI


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku sungguh masih banyak kejanggalan dan kaenehan kehidupan di dunia ini bila kita perhatikan dengan teliti.

Katanya ingin dicintai Allah, tapi firmanNya disepelekan. Katanya Al Qur’an itu sebagai pedoman hidupnya, tapi tidak pernah dibuka, dibacanya , dipelajarinya, dihayatinya apalagi mengamalkannya.

Katanya ingin dicintai oleh Rasul-Nya, tapi sunnah2 beliau diabaikan.  Jangankan sunnah-sunnah beliau, yang wajib bagi Allah saja sama sekali diabaikan . 

Shalat tidak pernah , sedekah katanya tidak punya uang , untuk makan sendiri saja masih repot , puasa Ramadhan tid ak dikerjakan karena sakit maag dll.

Megakui kebenaran mati, sering mengantar orang mati, tapi tidak mau belajar dari peristiwa itu . 

Percaya terhadap akhirat, tapi tidak ada persiapan untuk mencari bekal kehidupan ke arah sana .

Berhati – hatilah dengan orang – orang seperti ini  .  Mereka mengakunya beriman, percaya, yakin bahwa semuanya itu benar, namun hanya sebatas di lisan saja .

Bila menghadapi orang yang faham agama. Setelah itu mereka akan kembali ke sifat aslinya . 

Itulah cara Allah menunjukkan sifat orang kepada siapapun. Oleh karena itu kita harus jeli, harus teliti dan waspada terhadap semua kejadian yang ada di muka bumi ini. 

Karena itu semua merupakan pembelajaran sekaligus pengalaman bagi kita semua .
Mari kita simak firman Allah di dalam QS Al Baqarah [ 2 ] : 8 yaitu

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ آمَنَّا بِاللّهِ وَبِالْيَوْمِ الآخِرِ وَمَا هُم بِمُؤْمِنِ 

“Dan di antara manusia ada yang berkata, “Kami beriman kepada Allah dan hari akhir,” padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.” 

QS  Al-Baqarah  [ 2 ]  :  8.

Jadikanlah semua itu sebagai pembelajaran untuk kita semua agar kita tidak terjebak dengan segala Ttipuan ucapan manis dan penampilan seseorang .

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. 
Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

SYSTEM , BENTUK ISI DAN IRAMA [ S B I I ]


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku Allah memberikan Al Qur’an itu merupakan tuntunan yang lengkap, baik dan benar . 

Dan Itu diberikan kepada kita semua untuk dibaca , dipelajari , dihfahami , dihayati dan diamalkan sesuai dengan kesanggupan kita masing – masing . 

Karena yang memberikan kekuatan itu hanyalah Allah swt  . Jadi bukan untuk diperjual belikan , bukan untuk diperdagangkan , bukan untuk mencari keuntungan duniawi, bukan untuk memperkaya diri.

Sekali lagi untuk diamalkan, dijalani sendiri kemudian diajarkan kepada orang lain . jangan sampai kita sibuk mengajari orang lain tentang Al Qur’an, tapi tidak sanggup
untuk mengajari dirinya sendiri, keluarganya, familinya. Ini terbalik namanya . 

Al Qur’an itu dipelajari bukan untuk mengkritik orang lain, menyalahkan orang lain ,
apalagi sampai dijadikan untuk lahan perdebatan dan berakhir dengan perpecahan dan permusuhan . Sungguh alangkah hinanya bila kita berbuat seperti itu.

Mari kita simak firman Allah swt di dalam

QS Al Ma’idah [ 5 ] :  44 yaitu

إِنَّا أَنزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ يَحْكُمُ بِهَا النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُواْ لِلَّذِينَ هَادُواْ وَالرَّبَّانِيُّونَ وَالأَحْبَارُ بِمَا اسْتُحْفِظُواْ مِن كِتَابِ اللّهِ وَكَانُواْ عَلَيْهِ شُهَدَاء فَلاَ تَخْشَوُاْ النَّاسَ وَاخْشَوْنِ وَلاَ تَشْتَرُواْ بِآيَاتِي ثَمَناً قَلِيلاً وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ -٤٤-

“Dan janganlah kamu jual ayat-ayat-Ku dengan harga murah. Barangsiapa tidak memutuskan dengan apa yang Diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang kafir.” 

QS  Al-Ma’idah [ 5 ]  : 44 .

Wahai saudaraku melalui ayat ini Allah memberitahukan kepada kita semua bahwa ayat-ayat-Nya itu untuk dipelajari kemudian diamalkan bukan untuk dijual seperti pedagang Astaghfirullah . 

Apalagi dengan harga murah [ bila dinilai Materi ] . Artinya ayat ayat Allah itu tidak bisa dinilai dengan materi, walaupun dibandingkan dengan seisi dunia ini masih lebih berharga ayat – ayat Allah swt  

Jadi janganlah kita menyalah artikan, memanfaatkan ayat ayatNya untuk tujuan duniawi . Naudzubillaahi mindzaalik.

Ayat – ayatNya itu murni untuk diamalkan ke dalam kehidupan sehari – hari. Jadi janganlah dianggap dongengan orang – orang zaman dulu . 

Sehingga bila kita hidup berpedoman kepada Al Qur’an itu berarti harus hidup
mundur ke belakang .

Sungguh Al Qur’an sejak awal diciptakan oleh Allah swt Isinya tidak berubah sampai akhir zaman [ kiamat ].

Adapun bentuknya bisa diubah supaya menarik untuk mempelajarinya . Systemnya silahkan diterapkan dengan kemampuan masing masing. Dan Iramanya harus mampu
mengikuti perkembangan alam dan zaman .

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. 
Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...