Selasa, 12 Februari 2019

413 . KEMATIAN ITU BERGANTUNG KEPADA AMAL . [ Kisah Ins[iratif ]


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Wahai saudaraku kualitas segala sesuatu yang ada di dunia ini hanya Allah yang tahu , untuk itu kita dilarang menghakimi siapapun .

Kita dilarang menyalahkan siapapun , siapa  tahu orang yang salahkan itu jauh lebih baik dari kita yang menyalahkan .

Janganlah memandang rendah terhadap siapapun, apalagi bila melihat penampilan orang yang nampaknya kucel, pakaiannya sudah lapuk, lalu langsung dianggap ia adalah seorang peminta – minta . Tapi  orang tersebut menurut Alla adalah kekasihnya, seorang waliyullah .

Marilah kita simak cerita berikut ini . Bukan berarti kita harus berbuat seperti yang ada dalam cerita ini tapi kita harus bisa memahami siapa Allah itu .

Di Jakarta Selatan ada satu keluarga Abdullah sebagai suami . Siti sebagai istri dan Tomy sebagai anak. Abdulah bekerja di salah satu perusahaan yang bonafid di Jakarta Pusat . Istrinya hanya sebagai ibu  rumah tangga . Dan Tomi saat itu sudah berusia 5 tahun.  Rumah tangga mereka sangat harmonis, dan bahagia .
 
Pada suatu ketika istri Abdulah menderita sakit kanker seviks . Dan Abdullah sebagai 
seorang suami benr - benar bertanggung jawab mengobati istrinya . Hal itu dilakukannya dengan sabar.

Sayang beberapa bulan berikutnya Abdullah di PHK karena ada kesalahan. Padahal yang salah itu temannya, tapi karena temannya yang berbuat salah itu bisanya masuk kerja di tempat itu adalah atas bantuan Abdullah, akhirnya Abdullah yang kena getahnya. Baik temannya dan dia sendiri dikeluarkan dari perusahaan.

Sementara itu istrinya sakitnya semakin parah . Abdullah bingung ,  dari perusahaan keluar tidak dikasih uang sepeserpun . Sedangkan untuk berobat itu butuh biaya yang cukup besar .

Abdullah sudah melamar kerjaan kesana , kemari namun sayang tidak ada satu perusahaanpun yang mau menerimanya. Demi membela istrinya akhirnya ia terpaksa berbuat jahat apa saja yang penting dapat uang untuk mengobati istrinya yang sakitnya semakin menjadi – jadi . Abdullah berbuat bukan di wilayah jakata Selatan tapi di kota lain agar perbuaannya itu tidak diketahui oleh siapapun.

Setelah diobati secara maksimal, sayang Allah menentukan lain, istrinya meninggal dunia. Maka ia dikuburkan di daerah Mampang Prapatan . Sekembalinya dari kuburan , dalam beberapa hari ia masih terhibur karena banyak yang mendoakan istrinya di rumahnya . Tapi setelah 7 hari Abdullah tinggal berdua bersama anaknya Tomi yang saat itu  baru SD kelas 1.

Kesedihannya itu tidak ia nampakkan di depan anaknya, namun ia menasehati agar sabar menghadapi cobaan ini . Bapak kalau kerja malam untuk membiayai kamu sekolah, sekolah jangan berhenti , harus lulus SD . Anaknya mengangguk tanda mengerti apa yang diucapkan ayahnya .
 
Jadi kalau pagi Abdullah membelikan nasi untuk sarapan anaknya, menyiapkan uang saku, masak nasi untuk makan siang dan sore. Hal itu dilakukannya selama bertahun tahun tanpa anaknya tahu bahwa ayahnya itu kalau malam menjadi penjahat . Sampai anaknya lulus sekolah  SD .

Dalam beberapa tahun itu memang Abdullah sudah memikirkan anakya bila lulus SD akan dimasukkan  ke pesantren saja agar akhaknya tidak seburuk dirinya bahkan harus lebih baik darinya dan ibunya .

Setelah Tomi lulus SD anaknya dipondokkan di Pondok Pesantren Jagasatru  Cirebon . Setap 2 minggu sekali ayahnya menjenguk ke pondokan untuk melihat keadaan anaknya . Abdullahpun merasa girang karena anaknya ternyata betah mondok di pesantren tersebut .

Waktu bergulir terus , tidak terasa Tomi mondok di Jagasatru sudah 15 tahun Karena mondok disitu oleh Kyainya sudah dianggap cukup, maka Tomi diperbolehkan pulang ke rumah orang tuanya.

Dan  Kyai itu berpesan agar ilmu yang didapatnya itu harus tetap diamalkan dan jangan lupa ajarkan pula kepada orang lain . Dan Tomipun berpamitan kepada Kyainya dan juga teman – teman pondokannya. Sekarang sudah menjadi Tomi remaja, karena usia Tomi sekarang adalah 22 tahun .

Sesampainya di rumah , istirahat beberapa saat lau mulailah ia mengajar ngaji  di masjid dekat rumahnya dari habis Maghrib sampai menjelang Isya . Semenara itu usia ayahnya sudah semakin tua dan sering sakit - sakitan . 

Tapi bila di depan anaknya tidak menunjukkan bahwa dirinya itu sakit kronis, yaitu sakit jantung coroner . Dan hal itu sudah diderita 9 tahun yang lalu . Namun ia tetap bertahan dengan pekerjaannya demi untuk membiayai Tomy , agar kelak menjadi anak yang soleh . Jangan seperti dirinya yang hampir setiap malam kerjanya adalah yang tidak halal .

Pada suatu hari seperti biasa saat menjelang Maghrib Tomy pergi ke masjid untuk shalat berjamaah , dan dilanjut dengan mengajar ngaji sampai menjelang waktu Isya . Selesai sholat Isya , ia pulang .

Begitu masuk rumah dan melihat kamar ayahnya tidak terkunci, maka ia masuk . Alangkah terkejutnya ia karena ayahnya telah meninggal dunia. Tapi wajahnya itu berwajah kuda.

Tomy saat itu sungguh sangat bingung , kaget , sedih . Tapi karena ia biasa hidup susah masalah itu segera ia mampu menenangkan diri sambil berfikir. Apakah hal itu diberitahukan ke para tetangga ataukah tidak .

Kalau diberitahukan lalu bagaimana tanggapan para tetangga bila melihat keadaan ayahnya yang tubuhnya manusia tapi wajahnya itu kuda. Astaghfirullah . Ya Allah aku memohon petunjukMu ya Allah tolonglah aku , aku ini harus berbuat apa .

Setelah lama berfikir , akhirnya ia memutuskan untuk tidak memberitahukan para tetangga, tapi akan diurus sendiri, jenazah ayahnya akan dimandikan, dikafani, disolatkan dan didoakan oleh dirinya sendiri .

Lalu ia siapkan air untu memandikan ayahnya . Dan ia ingat pesan ayahnya bila ia meninggal kelak, tolong bungkuslah ayah dengan kain putih yang ada di almari ayah di rak bagian atas.

Maka Tomy pun membuka almari itu dan kain itu diambilnya . Kebetulan sisa kapas saat ibunya meninggal masih banyak .

Setelah semuanya disiapkan maka mulailah ia memandikan ayahnya. Lalu membungkusnya dengan kain kafan itu , menyolatkannya , dan terakhir mendoakannya . 

Setelah selesai semuanya mulai Tomy bingung lagi ayahnya itu akan dikubur dimana. Tidak mungkin ia menggali liang lahat sendiri dan tidak mungkin kerjaan itu bisa selesai dalam waktu  singkat.

Karena sudah terlalu lelah, akhirnya Tomy tertidur , kepalanya menempel di atas perut jenazah ayahnya yang sudah terbungus kain kafan . Dalam tidurnya ia bermimpi didatangi oleh Rasulullah saw besama malaikat Jibril .

Rasulullah saw memberitahukan kepada Tomy bahwa taubat ayahnya diterima saat menjelang ajal , karena selama hidupnya siang dan malam itu tidak pernah putus bersolawat kepadaku .

Karena aku ini adalah kekasih Allah dan aku meminta agar Abdullah itu diampuni segala perbuatan buruknya. Alhamdulillah Allah telah menerima taubatnya. Dan pesan itu Allah sampaikan kepada malaikat Jibril yang ada di samping saya ini. Untuk itulah aku datang menemuimu , Tomy .

Begitu ucapan terakhir selesai Tomy bangun dari  tidurnya . Ia pun kaget apakah mimpi itu benar atau hanya khayalan belaka . Maka untuk meyakinkannya dan akan berkata kepada ayahnya bahwa taubat ayahnya diterima oleh Allah dibukalah kain penutup wajah jenazah ayahnya .

Begitu dibuka Tomy kaget setengah mati sambil tanpa sadar kakinya mundur selangkah. Kenapa ia sangat terkejut ?  Wajah ayahnya yang tadinya berwajah kepala kuda , sekarang sudah kembali normal sebagai Abdullah asli wajah manusia , dan dari wajahnya itu ada sinar yang memancar terang sekali menurut pandangan Tomy .

Tomypun segera mengambil air wudhu , lalu melaksanakan shalat syukur dan bersujud , berterima kasih kepada Allah atas segala kebaikanNya terhadap ayahnya itu .

Setelah itu Tomy keluar menemui pak RT nya dan memberitahukan bahwa ayahnya telah meninggal dunia . Pak RT pun segera mengumumkan di masjid bahwa ayahnya 

Tomy telah meninggal .Dan masayarakat yang mendengar pengumuman itu segera berdatangan ke rumah Tomy .

Walaupun oleh Tomy telah disholatkan tapi oleh masyarakat juga disholatkan lagi di masjid, kemudian dibawa langsung ke kuburannya dan dikuburkan di tempat itu .

Wahai saudaraku sekalian silahkan ambil sisi baik dari cerita ini dan buangah sisi 
buruknya. Kitapun tidak tahu kapan matinya, dalam keadaan apa saat kita mati, dan akan dikuburkan dimana bila mati. Karena masalah kematian hanya Allah yang tahu.

Bila kita yakin bahwa mati itu pasti dialami oleh kita maka sebaiknya sejak saat ini segeralah menyiapkan bekal untuk menghadapi saat kematian dan jangan lupa siapkan bekal juga untuk kehidupan kita setelah kita mati. 

Bila yang kita siapkan itu serba baik, artinya kita ingin di akhir kehidupan akan bahagia. Sebaliknya bila yang kita siapkan itu banyak maksiat, kezaliman, keburukan artinya kita siap untuk menerima siksa dan azab Allah swt . 

Wallahua’lam .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...