Senin, 04 Juni 2018

163 . HATI HATI BILA ANDA DIBERI KEKAYAAN YANG BERLIMPAH [ KAYA RAYA ]


HARTA DUNIAWI BISA MENYESATKAN MANUSIA .

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Dari Abu Sirwa'ah , 'Uqbah bin al-Harits r.a., berkata  :

"Saya bersembahyang di belakang Nabi s.a.w. di Madinah yakni shalat 'ashar. Kemudian setelah bersalam lalu berdiri bergegas-gegas, 

terus melangkahi leher orang-orang banyak untuk menuju ke salah satu bilik isterinya. 

Orang-orang banyak yang takut kerana melihat bergegas-gegasnya beliau itu. Selanjutnya Nabi s.a.w. keluar lagi menemui sahabat-sahabatnya itu lalu mengetahui bahwa 

mereka itu benar-benar heran kenapa dia bergegas keluar dari barisan jama’ah shalat berjama’ah .

Beliau s.a.w. lalu bersabda:

"Saya ingat pada sepotong emas yang ada di tempatku  , maka saya tidak senang kalau benda itu mengganggu fikiranku - untuk menghadap Allah Ta'ala. Oleh sebab itu saya menyuruh supaya benda tadi dibahagi-bahagikan."


(Riwayat Bukhari)

Melalui kisah ini Rasulullah saw menjelaskan bahwa segala sesuatu yang bisa mempengaruhi pikiran di saat beribadah , sebaiknya dibuang , atau jangan dimanfaatkan .

Itu sesungguhnya adalah kerjaan syaitan , agar ibdah shalatnya tidak bisa khusyu’  . Sehingga bisa memunculkan sifat sombong dan keburukan lainnya . Yang kesemuanya itu merupakan fitnah duniawi .

Untuk menyempurnakan keimanan maka sebaiknya berzuhud terhadap dunia .  Masih banyak orang yang salah memanfaatkan kata zuhud .

Sehingga dengan berzuhud itu kemuian hidupnya mengasingkan diri , tidak mau bergaul dengan masyarakat luas , pakaiannya hanya sederhana saja .

Sesungguhnya yang dimaksud dengan zuhud adalah segala sesuatu [ duniawi ] yang tidak ada kaitannya dengan urusan akhirat .

Dalam sebagian firman Allah telah dijelaskan bahwa dunia ini alam palsu , maka jangan sampai kita terjebak ke dalam kepalsuan hidup . Akan tetapi harus ungat ada alam yang asli yaitu akhirat .

Maka akhiratlah yang harus kita kejar , bekal apa yang harus disiapkan agar kelak di akhirat hidupnya berbahagia .

Dunia ini  hanyalah permainan , maka kita jangan sampai mau diermainkan oleh dunia . Sebaliknya dunialah yang harus dimainkan oleh kita agar memperoleh kebaikan sebanyak mungkin untuk kebutuhan akhirat kita .

Dunia ini hanyalah kesenangan yang sesaat . Maka janganlah kita tertipu dengan kehidupan yang sesaat ini . Ingat yang harus kita pikirkan adalah kehidupan yang kekal dan abadi .

Dunia ini adalah kesenangan yang menipu , maka janganlah tertipu oleh kesenangan dunia yang semuanya itu menyesatkan .

Dunia ini hanyalah senda gurau . Banyak orang yang tertawa setelah mendapatkan kesenangan dunia sampai lupa bahwa keberadaannya di dunia ini hanya untuk mencari kebahagiaan di akhirat .

Semoga saja kita semua tidak sampai tersesat hanya karena gemerlapnya kesenangan duniawi , dengan banyaknya harta, dengan berderetnya gelar , dengan tingginya jabatan . Yang kesemuanya bila salah memanfaatkan akan mencekalai diri sendiri.

Semoga uraian ini bermanfaat .

Waddalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...