Rabu, 26 Desember 2018

374 . HARAPAN TERBAIK HANYA BERTAWAKAL KEPADA ALLAH .


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku masih banyak manusia yang kurang memahami kehidupan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari .

Hal ini wajar karena sebagian besar sudah teracuni oleh makanan yang diperoleh dengan cara yang haram.

Yang penting tujuan pribadinya tercapai, masalah halal dan haram itu urutan terakhir. Yang penting diri merasa senang dan puas.

Mereka tidak memikirkan bahwa kesenangan yang dinikmatinya itu telah mengorbankan banyak orang .

Ibaratnya biarlah diri bisa tertawa bebas, senang walaupun kedua kakinya telah menginjak banyak kepala orang lain .

Wahai saudaraku didalam kehidupan kita, tentu saja kita harus berusaha keras untuk meraih sesuatu, untuk mencapai kesuksesan  .

Namun pada akhirnya, kepada Allahlah kita serahkan keputusannya. Disinilah perbedaan orang kafir dengan orang yang beriman. 
 
Seorang kafir berusaha maksimal dan menggantungkan harapannya sepenuhnya pada usahanya .

Sedangkan orang mukmin juga berusah dengan maksimal, tapi hanya menggantungkan harapan sepenuhnya kepada Allah SWT.

Pembatal syahadat bisa terjadi karena tidak mengakui bahwa semua nikmat baik lahir maupun batin berasal dari Allah SWT.

Allah SWT berfirman yaitu ,

أَلَمْتَرَوْاأَنَّاللَّهَسَخَّرَلَكُممَّافِيالسَّمَاوَاتِوَمَافِيالأَرْضِوَأَسْبَغَعَلَيْكُمْنِعَمَهُظَاهِرَةًوَبَاطِنَةًوَمِنَالنَّاسِمَنيُجَادِلُفِياللَّهِبِغَيْرِعِلْمٍوَلاهُدًىوَلاكِتَابٍمُّنِيرٍ

Yang artinya adalah  ,

“Tidakkah kamu perhatikan Sesungguhnya Allah SWT Telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. dan di antara manusia ada yang membantah
tentang (keesaan) Allah SWT tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan.” 

QS. Luqman [ 31] : 20  .

Wahai saudaraku setiap muslim wajib mengakui bahwa setiap nikmat yang ia peroleh, yang meliputinya baik itu nikmat fisik seperti tubuh yang sehat, harta yang cukup 

Anak serta istri yang menyejukan pandangan dan sejenisnya adalah nikmat dari Allah, merupakan pinjaman dari Allah SWT .

Begitu juga nikmat yang abstrak seperti Iman, Islam, rasa bahagia, kepandaian dan sejenisnya hanyalah dari Allah SWT.

Seorang muslim yang sempurna syahadatnya, tidak boleh menganggap bahwa semua yang ia miliki ia peroleh karena usahanya sendiri. 

Karena bagaimanapun manusia berusaha, Allah-lah yang memutuskan bagaiamana akhirnya.

Dalam konteks inilah Allah SWT membinasakan Qarun yang menyombongkan harta yang ia anggap hasil dari ilmunya. 

Seperti diabadikan oleh Al Quran ;

قَالَإِنَّمَاأُوتِيتُهُعَلَىعِلْمٍعِندِي

Yang artinya adalah  ,

“Karun berkata: “Sesungguhnya Aku Hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku”.

QS. Al-Qashas  : 78 .

Begitulah Qarun menjadi kafir Karena menganggap nikmat yang ia peroleh adalah hasil dari kemampuannya tanpa mengakui Allah SWT sebagai pemberi segalanya.

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...