Sabtu, 16 September 2017

SEMUA ITU BERKAT HIDAYAH ALLAH .

Assalaamu’alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Wahai saudaraku di dalam kehidupan ini semua manusia pasti sudah berusaha dan bekerja keras sesuai dengan keahlian masing – masing . Juga sudah berdo’a memohon kepada Allah agar hidupnya bahagia dan sejahtera.

Akan tetapi tetap saja keputusan terakhir itu hanya ada dalam genggaman Allah, berada dalam kekuasaanNya .

Sehingga di dalam membagikan rezeki kepada manusia itu Allah selalu membeda-bedakan, yaitu berdasarkan atas apa yang telah diusahakannya dan tanggung jawabnya .

Wahai saudaraku Jangan pernah menyangka,  Ke-Istiqamahan dan ketegaran kita,  Merupakan produk murni keberhasilan dan ketaatan kita . 

Sesungguhnya ALLAH telah berkata kepada Nabi-NYA:  

“Dan kalau KAMI tidak memperkuat (hati)mu, niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka” [QS. al-Israa: 74].

Ini pernyataan ALLAH Ta’ala kepada Rasul-NYA,  Bagaimana dengan diri kita ? Tatkala ALLAH memilih kita untuk menempuh jalan Hidayah, 

Bukanlah karena kita sosok spesial dalam ketaatan,  Akan tetapi karena Rahmat ALLAH yang meliputi kita.  

Bisa saja ALLAH mencabut Rahmat-NYA dari kita,  Kapan saja ALLAH kehendaki. 

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata,  Aku mendengar Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:  

“Amalan seseorang tidak akan dapat memasukkannya ke dalam Surga. Mereka (para sahabat) bertanya: Apakah Engkau juga tidak, wahai Rasulullah? Beliau menjawab: Aku juga demikian, hanya saja ALLAH telah melimpahkan kepadaku Karunia dan Rahmat-NYA”
[HR. Bukhari no. 5673 dan Muslim no. 2816]. 

Karenanya janganlah pernah bangga dan terpedaya,  Dengan amalan dan ketaatan kita, 

Dan jangan pernah pula merendahkan orang yang tersesat, 

Karena kalau bukan Rahmat dan kasih sayang ALLAH,  Maka bisa jadi…..  

Kitalah yang berada di posisi orang yang tersesat tersebut.  

Yaa ALLAH…!!!   Karuniakanlah kepada kami Rahmat dan Kasih-Sayang-MU,  

Sejak hari ini sampai KAU utus Malaikat-MU,  Untuk mengangkat ruh ini dari jasad kami,  Dalam keadaan Husnul-Khatimah.  

Semoga hal ini bermanfaat untuk kita semua  , dan dapat membuka mata hati kita yang selama ini telah tertutup. Aaaaamiin. Wallaahu a’lam bish shawab .

Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illla anta astaghfiruka wa atubu ilaika.
Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...