Jumat, 20 Oktober 2017

GHIBAH DAN FITNAH ADALAH PERBUATAN YANG KEJI .

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.





Wahai saudaraku sungguh sangatlah kejinya perbuatan fitnah itu . Lalu kenapamanusia masih saja melakukan perbuatan fitnah ?

Sumber utama terjadinya perbuatan fitnah itu adalah akibat kerapuhan iman yang dimilikioleh manusia akhir zaman .

Terutama fitnah itu  gencar menyerang orang – orang yang beriman . Berbagai cara untuk menggelincirkan iman seseorang  , terutama sekali dengan kemewahan dan kedudukan .

Bagi orang yang sudah terfitnah oleh kemilaunya dunia akan lebih mudah meninggalkan agamanya . 

Apalagi bila dasar agama dan imannya memang sudah kurang, maka mudah tergiur dan terpana.

Karena kemilaunya dunia, sampai lupa bahwa dunia ini hanya sementara sedangkan hidup di akhirat abadi adanya .

Gak sadar bahwa kehidupan dunia ini hanya permainan dan senda gurau . Kehidupan dunia tidak bisa dinikmati sampai mati. Sedangkan kehidupan akhirat  itulah kehidupan yang sebenarnya .

Namun bagi orang yang beriman sadar betul bahwa perbuatan fitnah dan keindahan dunia itu hanyalah tipuan belaka.

Rasulullah saw pun bersabda, “ Sesungguhnya  di antara yang paling aku khawatirkan atas kalian sepeninggalku nanti adalah terbuka lebarnya kemewahan dan keindahan dunia .  
HR Bukhari & Muslim.

Rasa khawatir Rasulullah saw itu bukan hanya karangan dirinya belaka , bukan dibuat – buat , tapi memang benar adanya .

Karena cobaan ini sudah menyangkut keimanan seseorang . Sampai orang yang tadinya beriman , karena terbius dengan kemilaunya dunia, rela menukar agamanya dengan dunia yang dijanjikannya .

Bahkan ada yang sampai berganti agama hanya karena sebuah pekerjaan . Sungguh banyak terjadi pemurtadan agama ini adalah karena berlatar belakang duniawi .

Orang semacam ini telah termakan oleh fitnah keduniaan. Orang semacam ini telah membeli kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat.

Allah swt berfirman di dalam QS Al Baqarah [ 2 ] :  86  yaitu
“  Ulaaa ikal ladziinasy tarawul hayaatad dunyaa bil aakhirati falaa yukhaffafu ‘anhumul ‘adzaabu walaa hum yunsharuun “


Yang artinya , “ Itulah orang – orang yang membeli kehidupan dunia dengan ( kehidupan ) akhirat , maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong “ QS  2 :  86

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semuanya. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...