Kamis, 24 Mei 2018

143 . ANTARA PAHALA DAN UJIAN SERTA COBAAN .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Rasulullah saw bersabda yang artinya :

" Sesungguhnya besarnya pahala tergantung dengan besarnya ujian. Sesungguhnya, apabila Allâh mencintai suatu kaum, maka Dia akan mengujinya. Siapa yang ridha dengan ujian itu, maka ia akan mendapat keridhaan-Nya. Siapa yang membencinya maka ia akan mendapatkan kemurkaan-Nya " 

[HR.at-Tirmidzi dan Ibnu Mâjah]

Wahai saudaraku Allah menurunkan kita ke dunia ini adalah untuk menerima ujian dan cobaan dariNya .

Tidak ada seorangpun yang lolos dari ujian dan cobaan Allah swt. Dengan ujian dan cobaan tersebut Allah akan mengetahui kualitas ketakwaan setiap manusia .

Sesungguhnya Allah sudah tahu bahkan lebih tahu dari manusia , tapi tujuannya adalah untuk memberikan pembelajaran kepada kita semua selaku manusia .

Semakin berat ujian dan cobaan yang Allah berikan kepada kita maka akan semakin besar pula pahala atau imbalan yang Dia berikan .

Dan imblan ini baru akan diberikan balasannya kelak di akhirat . Sedangkan di dunia itu sudah menjadi aturan dan ketetapan Allah yang sudah diberikan kepada kita saja.

Ada yang berpendapat kenapa ya orang yang ibadahnya rajin , tekun , tapi kehidupannya biasa – biasa saja ?

Tapi mereka yang tidak beribadah justru semakin kaya raya, Jabatannya semakin tinggi, kekuasaannya semakin luas , hidupnya semakin sejahtera.

Semua itu menurut kaca mata kita bukan menurut kaca mata Allah belum tentu, siapa tahu justru yang terjadi sebaliknya .

Namun kembali kebenaran ada pada Allah semua . Kita dilarang menghakimi orang lain , menyalahkan orang lain , memfitnah orang lain .

Karena kita sendiripun sungguh banyak keburukan kita, kelemahan dan kekurangan kita , kesalahan kita , namun oleh Allah masih ditutupinya .

Oleh karena itu bila kita perhatikan semakin kita mendekatkan diri kepada Allah , maka semakin berat pula ujiannya.

Artinya adalah Allah semakin sayang kepada kita semua . Jadi dengan semakin sayangnya Allah kepada kita itu bukan semakin senang , tapi semakin pahit dibuatnya.

Akan tetapi bila kita sudah tertancap imannya, maka justru dengan semakin beratnya ujian dan cobaan Allah, maka akan semakin besar pula pahala yang akan diperolehnya .
Kenapa disebutnya ujian ? Ujian itu berupa kenikmatan. Bila saat mendapatkan kenikmatan , kita banyak bersyukur, maka dianggap telah lulus ujiannya. 

Tapi bila kenikmatan itu dimanfaatkan untuk keburukan, disalah gunakan, maka kita dianggap gagal ujiannya.

Kenapa disebut cobaan ? Cobaan itu berupa kepahitan hidup, penyakit , musibah dan sejenisnya . kemiskinan , kefakiran, kesengsaraan , penderitaan .

Bila semua itu dihadapinya dengan sikap sabar , maka dianggap sudah lulus ujiannya. Tapi bila ditanggapi dengan keluhan , kemarahan , kejengkelan, maka dianggap gagal dalam menempuh cobaan .

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...