Selasa, 01 Mei 2018

96 . ANAK ANAK TANGGUNG JAWAB KEDUA ORANG TUANYA .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh  .
Bismillaahirrahmaanirrahiim  .

Dari Tsauban ra bekas budak Nabi saw ,  beliau mendengar

Rasulullahshallallah saw bersabda,

 بَيْنَ العَبْدِ وَبَيْنَ الكُفْرِ وَالإِيْمَانِ الصَّلَاةُ فَإِذَا تَرَكَهَا فَقَدْ أَشْرَكَ

“Pemisah Antara seorang hamba dengan kekufuran dan keimanan adalah shalat. Apabila dia meninggalkannya, maka dia melakukan kesyirikan.”

(HR. Ath Thobariy dengan sanad shohih.)

Melalui Hadist ini peringatan Rasulullah lebh tajam lagi yakni, bila di antara kita meninggal shalat wajib , maka kita telah berbuat syirik .

Sedangkan perbuatan syirik ini jelas tidak akan mendapatkan ampunan dosa dari Allah swt .

Itulah mengapa Allah memerintahkan shalat sambil berdiri. Bila tidak mampu shalat berdiri , maka bisa dilakukan sambil duduk .

Bila tidak mampu shalat sambil duduk, maka bisa dilakukan shalat sambil berbaring .

Bila masih juga tidak daapat dilakukan sambil berbaring , maka bisa dengan isyarat saja [ atau melalui gerak hati ] .

Artinya shalat itu tidak bisa ditinggalkan , walau dengan alasan apapun .Bila ditinggalkan maka jelaslah akan kafir, dan berbuat syirik.

Rasulullah SAW bersabda,

عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ اَبِيْهِ عَنْ جَدّهِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص. مُرُوْا صِبْيَانَكُم بِالصَّلاَةِ لِسَبْعِ سِنِيْنَ وَ اضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا لِعَشْرِ سِنِيْنَ وَ فَرّقُوْا بَيْنَهُمْ فِى اْلمَضَاجِعِ. احمد و ابو داود، فى نيل الاوطار 1: 348

Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari datuknya, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Suruhlah anak-anak kecilmu melakukan shalat pada (usia) tujuh tahun, dan pukullah mereka (bila lalai) atasnya pada (usia) sepuluh tahun, dan pisahkanlah mereka pada tempat-tempat tidur”.

[HR. Ahmad dan Abu Dawud, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 348]

Melalui Hadist ini Rasulullah saw menekankan kepada para orang tua , khususnya mereka yang telah punya anak, agar didikan shalat harus ditekankan sejak usia dini.

Selain didikan shalat juga pendidikan akhlak dan budi pekertipun harus diberikan kepada anak – anak .

Ingat orang tua saat kembali menghadap kepada Allah , akan ditanyakan apa yang telah diperbuat terhadap anak – anak kalian . 

Karena anak – anak itu adalah tanggung jawab orang tuanya .

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...