Minggu, 27 Mei 2018

152 . HINDARI PERBUATAN SYIRIK .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.


Dari sahabat Amr ra bahwa Rasulullah saw bersabda:

لاَ تَطْرُوْنِيْ كَمَا أَطْرَتِ النَّصَارَى إِبْنَ مَرْيَمَ إِنَّمَا أَنَا عَبْدٌ. فَقُولُوا: عَبْدُ اللهَ وَرَسُوْلَهُ.

“Janganlah kamu menghormati aku (berlebihan) sebagaimana orang Nasrani menghormati Isa bin Maryam. Sesungguhnya saya hanyalah seorang hamba, maka katakanlah: Hamba Allah dan RasulNya”.


(Riwayat Muslim)

Melalui Hadist ini Rasulullah saw berpesan kepada semua umatnya termasuk kita semua agar di dalam menghomati Nabi saw itu cukup , biasa – biasa saja . 

Jangan sampai penghormatan yang berlebihan itu akhirnya menimbulkan syirik .

Bila kita berbuat syirik , maka semua amal kebaikan yang telah kita kumpulkan akan hilang dalam sekejap , putus pula hubungan dengan Allah swt . 

Maka sia –sialah hidup di dunia ini .

Rasulullah saw merasa dirinya hanya mansuaia biasa, sama seperti kita semua. Bedanya hanya amanat yang diemban oleh kita dengan beliau saja .

Karena beliau itu manusia pilihan Allah bukan berarti beliau harus disamakan dengan Allah swt . Akan tetapi lisan beliau , 

sikap dan prilaku beliau itulah yang harus dijadikan tuntunan hidup kita melalui sabda – sabda beliau .

Oleh karena itu bagi siapa saja yang mengingkari beliau sama saja mengingkari Allah . 
Beliau dipilih oleh Allah dan diutus [ diberi amanat atau tugas ] oleh Allah adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia dengan berpedoman kepada Al Qur’an yang dibawa oleh beliau .

Jadi akhlak beliau adalah akhlak Al Qur’an . 

Maka bagi siapapun yang tiak mau berpedoman kepada Al Qur’an sama saja tidak percaya kepada beliau , tidak percaya kepada Al Qur’an , 

tidak percaya kepada malaikat [ Jibril as ] sebagai penghantar wahyu kepada beliau dan tidak percaya kepada Allah swt.

Rukum Iman yang berjumlah enam sudah gugur empat , maka dia bukan lagi orang Islam .

Karena oran Islam atau sebagai muslim harus melaksanakan Rukun Islam yang lima perkara dan Rukun Iman yang enam perkara .

Jadi kembali kepada apa yang disampaikan oleh beliau melalui Hadist di atas perintahnya adalah hanya menghormati beliau apa adanya, jangan ditambah – tambah sehingga menjadikan diri beliau sebagai pemujaan . 

Karena yang berhak dipuja cukup hanya Allah semata .

Itulah mengapa sampai sekarang kuburan beliau dijaga ketat agar para pengunjung yang datang bersilaturahmi ke tempat beliau tidak terjadi perbuatan syirik . 

Sampai kuburannya juga dilarang untuk difoto oleh siapapun , kecuali bila ada izin dari pemerintah setempat .

Bagaimana dengan masuarakat kita sekarang ini . Bila ada orang yang diberi kelebihan sedikit oleh Allah , maka banyak masayarakat berdatangan mengunjunginya, tanya itulah inilah dsb.

Dan orang diberi kelebihan tersebut banyak yang tersesat jalan , karena rasa takaburnya keluar  . 

Sehingga tekadang tanpa disadari ucapannya itu mendahului kodrat Allah . Hak Allah dilanggarnya , tapi hak dirinya sebagai manusia semakin tidak dipahaminya , maka sesatlah dia. Walaupun yang diamalkan olehnya adalah ayat – ayat Allah . 

Ibadahnya rajin  , termasuk puasanya . Semuanya menjadi sia – sia . Karena dalam dirinya ada merasa bangga bisa lebioh istimewa dari yang lain .

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...