Jumat, 25 Mei 2018

146 . MUSIBAH PEMBAWA NIKMAT .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Sungguh banyak sekali manusia saat dikasih susah sedikit saja sudah uring – uringan . Padahal baru beberapa hari susahnya , sedangkan tidak susahnya lama .

Dan opada saat hidupnya tidak ada kesusahan bukannya semakin dekat dengan Allah , tapi semakin menjauhi Allah swt .

Bisa jadi Allah memberikan susah itu karena ingin agar kita segera mendekatiNya , dan ingin tahu kita akan bicara apa terhadapNya .

Coba kalau melihatnya jangan hanya ke dirinya saja, tapi mau menengok saudara kita yang rumahnya dekat dengan kita yaitu tetangga kita , 

datangi mereka, pasti akan menemukan orang yang hidupnya itu lebih susah dari kita .

Jangan kagum mereka dengan rumah megahnya, mobil mewahnya, barang aintiknya, siapa tahu ternyata kesusahan mereka itu jauh lebih besar dibangdingkan dengan kita .

Rumahnya takut kemalingan , maka dibuat tembok tinggi sekeliling rumahnya, kemudian gerbangnya dikunci dengan gembok besar .  

Itu baru yang nampak oleh kita. Bergaulpun tidak mau dengan orang – orang miskin , karena takut akan dihutangi oleh mereka , 

ini kegelisahan kedua , dan masih banyak lagi akhlak buruk menimpa manusia hanya karena masalah duniawi.

Manusia saat sakit sibuk sebera berobat kesitu kesini, ke dokter itu dan ini , ke rumah sakit itu dan ini , tujuannya agar cepat sembuh .

Mereka lupa siapa yang menyembuhkan penyakitnya, dianggapnya dokterlah yang bisa menyembuhkannya . Allah dilalaikan , masih dijauhi.

Yang lebih fatal lagi bila sudah berobat kesitu kesini belum juga sembuh mulai mencari kesalahan pada orang lain. Karena penasaran , maka dating ke dukun .  

Dan apa kata dukun ? Ini dikerjain oleh orang dekat . Wah sudah jatuih ketimpa tangga lagi . Sudah lagi punya masalah ditambah lagi masalahnya. Maka sesatlah dia .

Harusnya renung diri berapa lama dikasih sehat , saat sakit berapa lama, mana yang lebih banyak sehatnya atau sakitnya .

Apalagi kalau mau nengok ke rumah sakit berapa juta orang yang masih dirawat di rumah sakit . 

Ini masih di rumah saja sakit sudah mengeluh , lalu bagaimana bila Allah menghendaki masuk rumah sakit .

Tujuan Allah member sakit pada manusia itu agar menjadi tahu bahwa sehat itu sangat mahal harganya , tidak bisa dibeli dengan harta .

Oleh karena itu selahi sehat jangan sampai lupa diri, jaga kesehatan diri. Ingat semakin usia menua , maka kesehatan tubuh semakin menurun, fisik semakin lemah .

Dan itu memberitahukan sekaligus sebagai peringatan Allah , bahwa keberadaannya di dunia ini sudah lama dilaluinya, maka masa berakhirnya sudah semakin dekat. 

Apa yang harus dipersiapkan untuk semua itu .

Sebenarnya masih banyak contoh – contoh lain bila semua diungkapkan , namun cukup dua saja yaitu tentang kesusahan dan sakit saja . 

Yang lainnya anda bisa melihat dan belajar langsung dari diri, sendiri, keluarga dan masyarakat luas.

Dari Abu Hurairah r.a Rasulullah saw bersabda ,

Musibah yang menimpa seorang hamba juga merupakan penghapus kesalahan. Karena tidaklah seorang mukmin ditimpa kesedihan, gundah gulana, sakit bahkan sekadar tertusuk duri melainkan Allah SWT akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya.

HR Al-Bukhari  5641 dan Muslim  2753 .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...