Kamis, 31 Mei 2018

156 . LISANMU , SURAGAMU ATAU NERAKAMU .

PELIHARALAH  LISAN  .

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Rasulullah Saw bersabda,

”Lindungilah diri kalian dari neraka meski hanya dengan menyedekahkan sebiji kurma, bila tidak punya maka cukup dengan tutur kata yang baik.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah Saw bersabda,


”Kebanyakan dosa anak Adam adalah karena lidahnya.”

(HR Thabrani – Baihaqi)

Melalui kedua Hadist ini Rasulullah saw berpesan kepada kita semua agar berusaha sekuat tenaga agar mampu menjaga lisan .

Hindari berkata – kata yang tidak ada manfaatnya bagi sipapun . Jangan asal diri senang saja , lalu bicara sesukanya  . Dan tidak memikirkan dampak daripada ucapannya itu.

Apalah di bulan Ramadhan seperti ini , salah berkata saja , maka nilai puasanya hanya akan mendapatkan lapar dan haus saja .

Awal mengendalikan kata – kata itu sudah tentu sangat sulit, namun bila dilatih dengan tekun dan sabar , maka lama kelamaan akan mampu mengendalikannya.

Caraya mudah yaitu , mulut tidak akan ada selera berbicara bila ucapannya itu akan merugikan diri sendiri .

Untuk menyikapi hal ini agar orang lain tidak tersinggung, maka cukup hanya melempar seyuman saja sebagai penghormatan kepada rekan2 yang ada disitu. 

Namun hatinya ramai membaca istighfar tanda hati menolak keburukan mereka.

Mulai sejak saat ini satukan hati dan fikiran , kemudian pikirkan apa yang akan diucapkan , dan usahakan tidak akan menyinggung atau menyakiti hati orang lain .

Sayaitan akan terus berusaha merayu dan membujuk manusia agar mau berbicara sesuai kehendaknya , sehingga nilai nilai puasanya akan menjadi hilang .

Itulah makanya Allah mengkhususkan bulan Ramadhan hanya untuk diriNya saja dan yang akan mebalas puasanya hanya Allah. 

Berbeda dengan yang 11 bulan, balasan itu disesuaikan atas kerjaan dan pengorbanan yang dilakukannya .

Oleh karena itu di bulan Ramadhan ini janganlah kita memandang rendah kepada mereka yang tidak berpuasa. Biarkan saja itu adalah urusannya pribadi .

Janganlah kita memandang rendah orang2 yang tidak bertadarus Al Qur’an bila kita mampu melakukannya .

Janganlah kita membenci atau memandang rendah kepada mereka yang masih belum mau melaksanakan sholat bila kita sudah mampu sholat, dan bersyukurlah .

Saat sedang berpuasa janga berbiacara dusta yang mengakibatkan puasanya hanya mendapatkan lapar dan haus saja .

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

461 . BAGI YANG ISLAM. TAK DIBACA SAYANG.

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaath. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya ...